Seru! Lomba Sambit Layangan Desa Jambar
INILAHKUNINGAN- Warga Dusun Kliwon, Desa Jambar, Kecamatan Nusaherang, bergembira ria mengikuti Lomba Sambit Layangan, atau Adu Layangan. Lomba secara terpsaut di Area Lapang Komplek Pemakaman ini, sengaja diadakan dalam turut memeriahkan Dirgahayu ke 75 Indonesia.
Sambil Layangan ini, berlangsung selama 3 hari. Peserta diwajibkan membawa benang sendiri dan membayar biaya pendaftaran Rp5 ribu. Adapun layang-layang, disediakan panitia.
Sedangkan ketentuan lomba, peserta harus membawa benang ori gelasan toko, dengan sistem gugur. Layangan yang putus duluan dinyatakan kalah dan harus menggunakan sistem ulur tidak boleh bandangan.
“Layangan kita yang menyediakan, dengan kombinasi warna merah dan putih karena ini memeriyahkan hari kemerdekaan. Untuk hadiah kami sediakan aneka hadiah untuk juara satu, dua dan tiga,” ungkap Ketua Panitia Toto, kepada InilahKuningan
Ia bersyukur, animo peserta sangat tinggi. Terbukti banyak peserta mendaftar, termasuk dari desa tetangga. Banyak pula warga menyaksikan. Para pedagang makanan dan minuman juga banyak berjualan. Sehingga suasana menjadi meriah.
“Selain sambit layangan, ada juga lomba tradisional lain. Seperti hias tumpeng, makan kerupuk, pukul air dan voli-volian,” sebut Toto./tat azhari
Tokoh pemuda, Hamdan, menilai permainan layangan memang cukup memiliki nilai positif. Sebab tidak hanya sebuah permainan, ternyata layang-layang pula memberi kontribusi pada ilmuan seputar kajian ilmiah.
“Saya bangga pada Kampung kaliwon tepatnya sebagai halaman kelahiran saya, yang banyak menyukai permaianan layang-layang dan antusias dalam meramaikan hari kemerdekaan untuk memperingati jasa para pahlawan,” ungkap Hamdan./tat azhari


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.