INILAHKUNINGAN- Antusiasme warga Desa Citiusari, Kecamatan Garawangi, terlihat sejak pagi ketika masyarakat memadati lokasi pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Spesial Ramadan DIRAHMATI (Diskon Ramadan Hemat Tahan Inflasi) Pemerintah Kabupaten Kuningan. GPM dibuka Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kuningan, Dr Wahyu Hidayah, Rabu (11/3/2026).

Program ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat dapat mengakses bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan suci Ramadan.

Berbagai komoditas strategis disediakan dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar. Di antaranya beras medium Rp12.000 per kilogram atau Rp60.000 per 5 kilogram, gula pasir Rp15.000 per kilogram, minyak goreng Rp15.500 per liter, telur ayam Rp29.000 per kilogram, daging sapi Rp120.000 per kilogram, daging ayam Rp36.000 per kilogram, bawang merah Rp38.000 per kilogram, bawang putih Rp32.000 per kilogram, serta aneka cabai seperti cabai merah Rp9.000 per seperempat kilogram, cabai keriting Rp40.000 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp40.000 per kilogram.

Kepala Diskatan Kuningan, Dr Wahyu Hidayah menjelaskan, GPM DIRAHMATI di Desa Citiusari, Kecamatan Garawangi merupakan lokasi ke-14 dari rangkaian Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Kuningan selama bulan Ramadan tahun ini.

Menurutnya, program ini dirancang sebagai intervensi pasar yang terukur untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga lebih terjangkau.

Ia menegaskan bahwa harga komoditas yang dijual dalam GPM sengaja ditekan lebih rendah dibandingkan harga pasar. Sebagai contoh, harga beras medium yang di pasaran berada di kisaran Rp14.000 hingga Rp15.000 per kilogram, dalam GPM dijual hanya Rp12.000 per kilogram. Begitu pula gula pasir yang di pasar bisa mencapai Rp17.000 hingga Rp18.000 per kilogram, dalam GPM dijual Rp15.000 per kilogram. Sementara minyak goreng yang umumnya berada di kisaran Rp17.000 hingga Rp18.000 per liter, tersedia di GPM dengan harga Rp15.500 per liter.

“Intervensi harga ini kami lakukan agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat nyata dari program GPM. Selisih harga tersebut mungkin terlihat kecil, tetapi bagi ribuan rumah tangga sangat berarti dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga, terutama di bulan Ramadan ketika kebutuhan rumah tangga meningkat,” jelasnya.

Lebih jauh Wahyu mengungkapkan bahwa tingginya antusiasme masyarakat juga menjadi bukti nyata bahwa harga komoditas di GPM lebih murah dibandingkan harga pasar.

Menurutnya, hampir di setiap lokasi pelaksanaan GPM, masyarakat sudah menunggu sejak sebelum kegiatan dimulai. Bahkan tidak jarang bahan pangan yang disediakan habis terjual dalam waktu relatif singkat.

Dalam setiap GPM, pemerintah menyiapkan pasokan pangan dalam jumlah besar untuk menjamin ketersediaan dan pemerataan akses bagi masyarakat. Pada kegiatan kali ini disiapkan hingga 3 ton beras, sekitar 300 liter minyak goreng, 250 kilogram telur ayam, 250 kilogram daging sapi, serta ratusan kilogram gula pasir dan berbagai komoditas hortikultura lainnya.

Tamka, suasana GPM Desa Citiusari \berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Di sela kegiatan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan melontarkan sejumlah pertanyaan spontan kepada warga seputar pengetahuan pangan dan program pemerintah.

Warga yang berhasil menjawab dengan benar langsung mendapatkan hadiah paket sembako, yang semakin menambah semarak kegiatan.

Gelak tawa dan antusiasme warga terlihat ketika mereka saling berebut menjawab pertanyaan. Momen tersebut menghadirkan suasana kebahagiaan dan keakraban antara pemerintah dan masyarakat./tat azhari

Idul Fitri 1447 H