INILAHKUNINGAN- Kabar gembira  buat dunia olahraga berkuda di Kabupaten Kuningan. Lama tidak punya atlet berkuda professional, kabupaten berjuluk Kota Kuda tersebut, dikejutkan kemunculan bibit atlet berkuda wanita potensial. Ialah Riztsya Caneill Kakasih Nathane.

Meski masih siswi Kelas 7 SMPN 1 Kuningan, putri pasangan Trisman Supriatna dan Sri Haryati ini sudah cukup piawai memacu kuda secara mandiri, tanpa dipandu tuntun pelatih. Bagaimana tidak, skill olahraga berkuda Sashya, sapaan akrabnya di sekolah, dimulai dari kesukaannya sejak usia kelas 3 SD melihat kuda.

Setiap berlibur di Taman Kota, selalu menunjuk kuda, lalu memaksa naik kuda. Dimana terlihat ada kuda, pasti meminta naik kuda.

Menyadari tekadnya, Sashya coba masuk Jayagiri Stable Jagabaya untuk berlatih professional. Tapi karena belum cukup usia, hanya bertahan latihan selama 1 tahun. Lalu mencoba berlatih beladiri karate, hingga pernah meraih medali emas kelas kata, pada kejuaraan usianya, di Bandung. Tapi begitu meraih medali perak di kejuaraan selanjutnya, Ia memilih mundur dari karate. Sempat menjajaki olahraga Hoky juga tidak bertahan lama.

Hingga kelas 5 SD, Sashya, yang juga kerap dipanggil Abu sebagai nama kesayangan keluarga, kembali melirik olahraga berkuda dengan berlatih di Dez Stable Sangkan Aqua Park sampai saat ini.

Selayaknya latihan atlet professional, Abu berlatih lengkap mengenakan helm berkuda, sepatu bot, celana khusus, sarung tangan, rompi pelindung, dan cambuk professional. Kuda yang ditumpangi Abu juga dilengkapi pelana dan alasnya, tali kekang, sanggurdi hingga pelindung kaki kuda.

Meski baru ditahap rissing trot, Abu sudah berlatih tanpa dituntun pelatih. Ia sudah memacu kuda sendiri, berputar selaiknya atlet professional yang siap menggebrak dunia olahraga berkuda Kuningan.

“Peluang Kuningan dalam olahraga berkuda jarang, kecil sekali. Bahkan nyaris tidak ada potensi. Olahraga berkuda kurang diminati. Padahal Kuningan terkenal sebagai Kota Kuda,” ungkap Trisman Supriatna, Orang Tua Abu, Jumat (14/8/2026), kepada InilahKuningan

Melihat tekad kuatnya dalam olahraga berkuda, sekaligus potensi besarnya, Ia terus mengarahkan putrinya Abu untuk berlatih professional.

“Melihat peluang itu, ada rencana kita, bahkan mendorong serius Abu untuk menjadi atlet berkuda professional. Apalagi olahraga berkuda ini, sudah ada pengurus cabangnya di Kuningan,” ujar dia./tat azhari

Idul Fitri 1447 H