Parah! Jadi Tontonan, Siswa SMPN 2 Jalaksana Dianiaya Oknum Siswa SMK Swasta, Korban Operasi Kepala Di RSUD 45 Kuningan
INILAHKUNINGAN- Tindak penganiayaan antar siswa masih terus terjadi di Kabupaten Kuningan. Terbaru, menimpa siswa SMPN 2 Jalaksana, Muh Nur Ramadhan (15). Dianiaya oknum siswa SMK swasta favorit di Kota Kuda ini, KN (18), korban mengalami luka parah hingga dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) 45 Kuningan.
Insiden penganiayaan terjadi pukul 15.30. Diduga cemburu, rebutan perempuan, pelaku KN bersama temannya mendadak menemui korban di rumahnya, RT/RW 09/04 Blok Cantilan, Desa Babakan Mulya, Kecamatan Jalaksana. Tidak lama, pelaku mengajak korban ke Objek Wisaata Balong Dalem, Desa Babakan Mulya.
Di lokasi, sudah ada beberapa teman pelaku. Tanpa basa-basi, korban dianiaya. Pukulan lebih banyak diarahkan ke kepala dan dada, hingga diinjak-injak. Penganiayaan itupun menjadi tontonan teman-teman pelaku di lokasi. Sudah tak berdaya, korban kembali diantar pulang oleh pelaku menggunakan motor. Tiba di rumah korban, pelaku segera pergi.
Korban sendiri turun lemas, bahkan pingsan. Praktis, keluarga korban terkejut. Keluarga segera melarikan korban ke RSUD Linggajati. Kondisi parah dibagian kepala, membuat korban dirujuk ke RSUD 45 Kuningan. Korban pun harus menjalani operasi, karena dugaan gegar otak.
Kepala Desa Babakan Mulya, Titin Kartini tidak bisa menunjukan kemarahannya kepada pelaku. Apalagi korban adalah warganya sendiri. “Keterlalaluan, korban dianiaya parah. Operasinya kepalanya tadi sampai puluhan jahitan. Yang diserang banyak di kepala,” ungkap Titin Kartini, Sabtu (12/09/2026), saat dikonfirmasi InilahKuningan
Ia berencana memanggil pelaku dan orang tuanya ke Kantor Desa Babakan Mulya. Begitu juga pihak sekolah pelaku akan diundang bair tahu dan mempertanggubgjawabkan perbuatan siswanya. Pemanggilan tentu akan melibatkan kepolisian. Apalagi informasinya pelaku bukan hanya 1 orang, tapi banyak temannya juga menonton, menjadi saksi./tat azhari



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.