Dicari Sarjana Pengangguran Kuningan Untuk Magang Nasional Di Puskesmas, Gajinya Lumayan!
INILAHKUNINGAN- Menekan pengangguran terbuka terus diperjuangkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kuningan. Setelah berproses melatih 1.208 pengangguran lulusan SD, SMP dan SMA, disnakertrans dibawah kendali DR H Toto Toharudin tersebut, kembali menggulir Program Magang Nasional untuk Sarjana.
Program Magang Nsional untuk Sarjana mulai diwujudkan, melalui Sosialisasi bersama seluruh Kepala Puskesmas se Kuningan, termasuk Dinas Kesehatan Kuningan, di Graha Wisesa Gedung Disnakertrans Kuningan, Senin (7/9/2026)
“Kita ingin memastikan kebutuhan tambahan tenaga kerja di seluruh puskesmas. Bukan hanya tenaga medis, tetapi juga non medis. Missal, non medis tenaga accounting, IT, atau berlatarbelakang hukum kalau puskesmas membutuhkan silahkan usulkan,” terang Kepala Disnakertrans Kuningan, DR H Toto Toharudin, kepada InilahKuningan
Diakui peluang program Magang Nasional untuk Sarjana se Indonesia mencapai 150 ribu orang.
Magang Nasional ini hanya bisa untuk sarjana, yang masih mengangur kerja, baik diploma maupun S1 dari berbagai jurusan. “Akan kita sosialisasikan juga ke para Rektor. Biar Rektor juga ikut menyampaikan kepada para alumninya agar mengikuti peluang Magang Nasional ini,” kata dia
Ditanya quota Tenaga Magang Naasional Sarjana untuk Kuningan, Ia menyebut disesuaikan usulan puskesmas, bisa 3 atau 2 sarjana magang per puskesmas. Yang membayar tenaga magang sendiri, adalah disnakertrans. Diupah minimal setara Upah Minimum Kabupaten (UMK).
“Kalau Kuningan UMK Rp2,3 juta, mereka akan menerima gaji sebesar itu, sesuai keilmuan yang dibutuhkan puskesmas,” katanya lagi
Waktu magangnya sendiri lanjut Toto Toharudin, selama 6 bulan. “Ketika sudah selesai 6 bulan, kita ajukan program baru, apakah peserta lama diperpanjang atau harus angkatan kerja baru,” pungkasnya./tat azhari



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.