PAD Lemah, 5 Kepala OPD Kuningan Dalam Audit Inspektorat
INILAHKUNINGAN- Belum tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kuningan dalam Semester I Tahun 2026, memantik Inspektorat Kuningan melakukan audit tematik terhadap 5 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil PAD.
5 OPD diaudit tematik itu, ialah RSUD 45 Kuningan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskoperindag), serta Dinas Perhubungan (Dishub).
Audit bertujuan mengevaluasi capaian PAD, mengidentifikasi potensi pendapatan yang belum tergarap, sekaligus memperbaiki tata kelola agar penerimaan daerah dapat meningkat secara signifikan.
“Audit tematik bukan hanya menjadi instrumen pengawasan, melainkan juga bagian dari strategi pemerintah untuk mempercepat pencapaian target PAD,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan, U Kusmana
Menurutnya, setiap perangkat daerah didorong menghadirkan inovasi dalam mengelola sumber-sumber pendapatan sesuai kewenangan masing-masing sehingga potensi yang selama ini belum dimanfaatkan dapat memberikan kontribusi terhadap kas daerah.
“Selain mengejar target yang telah ditetapkan, kami juga mendorong setiap SKPD menggali peluang-peluang baru agar PAD Kabupaten Kuningan terus meningkat,” ujarnya
Selama dua hari, Inspektorat bersama TAPD dan seluruh OPD tersebut melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian pendapatan, hambatan yang dihadapi, hingga peluang peningkatan penerimaan daerah.
Evaluasi tidak hanya membahas angka pendapatan, tetapi juga mencakup sistem administrasi, pengelolaan sumber daya manusia, serta mekanisme pelayanan yang dinilai berpengaruh terhadap optimalisasi PAD.
Sekda menegaskan hasil audit harus menghasilkan perubahan nyata. Seluruh rekomendasi yang diberikan Inspektorat wajib segera ditindaklanjuti oleh masing-masing OPD agar mampu meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan daerah.
Ia berharap lima OPD yang menjadi objek audit mampu menjadi contoh dalam mengoptimalkan pengelolaan PAD sehingga target penerimaan daerah dapat tercapai./tat azhari




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.