Kejanggalan Appraisal Tunjangan DPRD oleh KJPP Diungkap Pelapor, KJPP Palsu?
INILAHKUNINGAN- Pengakuan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kuningan, Yustina Angeline Kalangit, yang mengaku masih memerlukan bukti-bukti pendukung dalam penyelidikan kasus dugaan korupsi Dana Tunjangan Pimpinan dan Anggota DPRD Kuningan, dianggap lucu oleh Pelapor, Imam Royani, yang juga Orator dalam Unjuk Rasa, Kamis (18/06/2026), di Kantor Kejari Kuningan.
“Ini lucu sekali,” sindir Imam Royani
Di ruang publik, Imam Royani pun mengungkap beberapa penguatan bukti untuk kejari. Terbaru, appraisal atau penilaian Tunjangan DPRD, yang disurvei KJPP ternyata hanya bengkel motor. Kemudian juga hanya mensurvei rumah seorang politikus, yang rumahnya menempel dengan rumah Bupati Kuningan.
“Yang survei, itu seorang perempuan dari Agent Property Cirebon. Mereka tidak pernah betul-betul mensurvei sebagai appraisal,” tandasnya
Publik hearing juga tidak pernah dilakukan Tim KJPP. Mereka bermodus mengundang beberapa wartawan ke DPRD Kuningan untuk exspos, dan mengklaim itu sebagai public hearing. “Itu sudah jelas-jelas penipuan,” tandas pria berkacamata ini
Kalau kejari masih kurang lagi bahan bukti, Ia akan buka lagi. Termasuk masalah tunjangan transfortasi anggota DPRD. Yang dihitung Tim KJPP Rp14 juta/bulan, ternyata itu hitungan untuk Pimpinan DPRD, tapi diterapkan untuk anggota DPRD.
“Masih kurang bukti lagi pak, ternyata rental mobil yang disurveinya hanya 2 perusahaan. Parahnya, kita konfirmasi ke KJPP, ternyata mereka tidak merasa melakukan appraisal di Kuningan. Lalu siapa kemarin yang mengapresial? Iblis? Genderowo? Atau katak-katak ini,” tanya dia, menunjuk ke katak-katak hidup berserakan di bawah
Apa semua bukti-bukti lanjutan itu belum cukup?.
“Kita harus gimana lagi pak. Beberapa akli kita aksi, kita sampaikan baik-baik, tapi pa jawabannya. Terakhir dari Kasi Intel Pak Brian, sudah disposisi Ibu Kajari ke Pidsus. Butuh waktu berapa lama lagi kejari. Kalau kejari hari ini membutuhkan banyak bukti lagi, panggil kami. Kita serahkan semua bukti-buktinya. Kita tunjukan dimana salahnya./tat azhari



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.