INILAHKUNINGAN- Bacimut (Bakso Aci Imut) UKM berjargon harga kaki lima rasa bintang 5 berdiri 1 Februari 2024 di Ciawigebang, Kuningan, Jabar. Usaha ini didirikan oleh kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tulen dengan jabatan Wasekum Korps HMI Wati (Kohati) PB HMI, Putri Jianti.

Awal usaha ini langsung disambut baik oleh pasar dari mulai satu cabang sekarang  ada 10 cabang tersebar di Ciawigebang, Kuningan, Jalaksana, Kadugede, Jatiwangi, Cirebon, Windusengkahan, Luragung, Tangerang dan Cilegon.

“Alhamdulillah saat ini udah ada di beberapa kota. Rata-rata perhari bisa sampai Rp5jt. Pendapatan terendah sekitar Rp600.000/hari, pendapatan rata-rata Rp1,5 juta/hari,” ungkap Mojang yang baru saja wisuda Master Hukum Alumni UIN Bandung ini

Dalam mendirikan usahanya. Peje panggilan akrabnya, ingin membuka lapangan pekerjaan.

“Kami mendirikan usaha ini dengan tujuan utama untuk membuka banyak lapangan kerja, sehingga dapat memberikan peluang kepada masyarakat untuk memperoleh penghasilan dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” kata Putri Jianti

Ia berharap, UKM rintisannya bisa berkontribusi positif terhadap perekonomian lokal. “Selain itu, kami berkomitmen untuk memberikan kemaslahatan dengan menghadirkan produk dan yang bermanfaat bagi komunitas, serta berkontribusi positif terhadap perekonomian lokal. Dengan berkembangnya usaha ini, kami berharap dapat terus menciptakan dampak sosial yang berarti dan berkelanjutan,” papar dia

Dalam rencana strategisnya, Putri Jianti juga ingin membuka kemitraan strategis berupa franchise agar masyarakat juga bisa menjalankan usaha yang sedang digeluti.

“Rencana jangka panjang kami adalah membuka kemitraan strategis, memungkinkan masyarakat untuk menjalankan usaha mereka sendiri dengan produk yang sudah terbukti laku di pasaran. Kami berkomitmen memberikan dukungan penuh, mulai dari pelatihan, pemasaran, hingga distribusi, sehingga mitra kami dapat meraih kesuksesan. Dengan cara ini, kami tidak hanya memperluas jangkauan bisnis, tetapi juga memberdayakan masyarakat untuk berwirausaha secara mandiri dan berkelanjutan,” pungkas Putri Jianti./tat azhari