INILAHKUNINGAN– Gelagat aneh terjadi dalam dugaan pemalsuan identitas pembelian mobil mewah Ferrari Rp4,2 miliar guru honorer Kuningan, Rizal Nurdimansyah sebagai korban. Sehari setelah melaporkan ke Satreskrim Polres Kuningan, kabarnya korban kembali mencabut laporan, ada apa?

Informasi pencabutan laporan tersebut dibenarkan oleh pihak kepolisian. Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Azis, S.H., saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Senin (20/4/2026) menyampaikan bahwa laporan memang telah dicabut oleh pelapor, namun pihaknya belum mengetahui secara pasti alasan di balik langkah tersebut

Iya betul, cuma kita belum panggil lagi terkait alasannya,” ujarnya singkat.

Sebelumnya, Rizal datang ke Polres Kuningan pada Kamis (16/4/2026) untuk melaporkan dugaan pencatutan identitas setelah mendapati adanya kendaraan jenis Ferrari dan satu unit motor yang terdaftar atas namanya di Samsat, meskipun ia mengaku tidak pernah memiliki kendaraan tersebut. Dalam keterangannya, Rizal juga menyebut hanya satu kendaraan yang benar-benar miliknya, yakni Toyota Kijang Innova.

Namun, hanya berselang satu hari setelah pelaporan, langkah hukum tersebut tiba-tiba dicabut. Kondisi ini memunculkan tanda tanya di tengah publik, mengingat kasus tersebut sebelumnya disebut berpotensi menimbulkan implikasi hukum serius, termasuk kemungkinan beban pajak kendaraan mewah yang tercatat atas namanya.

Disisi lain, beredar pula informasi adanya dugaan perdamaian antara pihak Rizal dengan pihak yang disebut sebagai pemilik sebenarnya kendaraan Ferrari tersebut. Bahkan Rizal diduga telah menerima sejumlah uang sebagai kompensasi atas kejadian yang menarik perhatian masyarakat ini. Namun hingga kini, kabar tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak terkait maupun aparat penegak hukum./tat