Dikejar Swasembada Nasional, Kuningan Targetkan LTT Juli 2026 Capai 5.671 Hektar
INILAHKUNINGAN- Dipuji berkinerja pertanian baik, terutama sebagai Penyangga Produksi Beras Provinsi Jawa Barat, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Diskatan) Kabupaten Kuningan, terus dipacu target Luas Tambah Tanam (LTT) Tahun 2026.
“ Juli 2026 ini, Kabupaten Kuningan menargetkan LTT sebesar 5.671 hektare. Dari target tersebut, Kecamatan Cigugur ditetapkan sebesar 144 hektare, sedangkan Desa Cileuleuy memiliki target 23 hektare,” sebut Kepala Diskatan Kuningan DR Wahyu Hidayah, Rabu (22/7/2026), kepada InilahKuningan
Menurut Wahyu, target tersebut hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“Produksi pangan tidak boleh berhenti. Karena itu, setiap jengkal lahan harus segera kembali ditanami setelah panen. Semakin cepat kita menanam, semakin cepat pula kita memanen. Inilah semangat yang kami bangun bersama petani untuk mendukung target swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah. Penyuluh, brigade alsintan, pemerintah daerah, TNI, dan petani harus bergerak dalam satu irama agar tidak ada lahan yang menganggur setelah panen,” tegasnya.
Untuk mendukung percepatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuningan terus memperkuat pendampingan penyuluh pertanian, mengawal ketersediaan benih dan pupuk, serta mengoptimalkan pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) agar proses olah tanah hingga tanam berlangsung lebih cepat, efisien, dan tepat waktu.
Gerakan Tanam Bersama bersama Kementaaan di Kabupaten Kuningan menjadi bukti bahwa kolaborasi pemerintah pusat dan daerah mampu mempercepat realisasi luas tambah tanam sekaligus memperkuat fondasi produksi pangan nasional. Dengan percepatan tanam yang konsisten, peningkatan indeks pertanaman, serta dukungan penuh kepada petani, Kabupaten Kuningan optimistis terus meningkatkan kontribusinya sebagai salah satu lumbung pangan Jawa Barat dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan Indonesia.
Apalagi bagi Kementerian Pertanian RI, percepatan tanam bukan sekadar mengejar target luas tambah tanam, melainkan memastikan setiap musim tanam menghasilkan panen yang lebih tinggi, meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat cadangan pangan nasional, serta mengokohkan langkah Indonesia menuju swasembada pangan yang berkelanjutan./tat azhari




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.