INILAHKUNINGAN– Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kuningan, tinggal menghitung hari. Isu kuat Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar akan menggeser Asep Setiap Mulyana sebagai Ketua DPD, kembali memanaskan situasi.

Saat dikonfirmasi, Bupati Dian hanya tersenyum lebar. “Soal politik, saya serahkan ke ahlinya. Saya akan fokus di pemerintahan saja,” ucap Bupati Dian, sambil menunjuk Ketua DPD Partai Golkar Kuningan, Asep Setia Mulyana, di kediaman Bupati Dian, Perum BTN Cijoho, belum lama ini

Disisi lain, persiapan Musda DPD Partai Golkar Kuningan terus dimatangkan dalam rapat pengurus harian. Dalam rapat ditetapkan kepanitiaan musda, H Yudi Budiana sebagai Ketua Panitia Musda, Agus Adi Nursalim sebagai Ketua Steering Committee (SC), dan H Yayat Hidayat sebagai Ketua Organizing Committee (OC).

“Hari ini khusus menyusun persiapan menuju agenda lima tahunan partai, yaitu Musda. Jadwalnya diperkirakan bulan September, tetapi tanggal pastinya masih menunggu keputusan dari DPD Partai Golkar Jawa Barat,” ujar H Yudi Budiana

Ia menjelaskan, kepanitiaan telah terbentuk secara lengkap dan telah dilengkapi dengan surat keputusan (SK). Setelah jadwal resmi ditetapkan oleh DPD Provinsi, panitia akan segera membuka tahapan pendaftaran dan penjaringan bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kuningan.

Menurut Yudi, hingga saat ini belum ada pembukaan pendaftaran maupun deklarasi resmi calon ketua. Seluruh proses akan dilaksanakan sesuai mekanisme dan ketentuan organisasi.

“Pendaftaran calon belum dibuka. Setelah ada kepastian tanggal dari DPD Provinsi, baru panitia akan membuka penjaringan sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Yudi juga menegaskan dirinya tidak akan maju sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kuningan. Ia memilih fokus menjalankan tugas sebagai Ketua Penyelenggara Musda agar proses pelaksanaan berjalan objektif dan lancar.

Terkait persyaratan calon ketua, Yudi menyebutkan bahwa seluruh bakal calon wajib memenuhi ketentuan yang diatur dalam AD/ART Partai Golkar, di antaranya memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) serta telah aktif menjadi pengurus Partai Golkar minimal selama lima tahun di salah satu tingkatan kepengurusan.

“Seluruh persyaratan nanti akan diverifikasi oleh panitia setelah proses pendaftaran dibuka,” jelasnya.

Menanggapi munculnya sejumlah nama yang disebut-sebut berpeluang maju, termasuk Dian Rachmat Yanuar sebagai Bupati Kuningan dan Asep Archami, Yudi mengatakan seluruh kader yang memenuhi persyaratan memiliki hak yang sama untuk mendaftarkan diri./tat azhari