Diisukan Lebih Mahal, Wahyu Hidayah Pastikan Harga Sembako GPM Lebih Murah
INILAHKUNINGAN- Diisukan harga Sembilan bahan pokok (sembako) Gerakan Pangan Murah (GPM) Pemerintah Kabupaten Kuningan cenderung sama, bahkan lebih mahal dibandingkan harga pasar, diabntah Kepala dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kuningan, Dr Wahyu Hidayah.
Ditegaskan, bahwa Ia terbuka terhadap setiap masukan dan siap melakukan evaluasi apabila ditemukan kondisi tersebut di lapangan.
“Jika memang ada laporan seperti itu, kami mohon diinformasikan secara jelas GPM di lokasi mana dan komoditas apa yang harganya sama atau bahkan lebih mahal dibandingkan harga pasar di wilayah tersebut. Kami tentu akan segera melakukan evaluasi,” pinta Wahyu Hidayah, Rabu (11/3/2026), kepada InilahKuningan
Kata Wahyu, dalam setiap pelaksanaan GPM, tim dari Diskatan Kuningan selalu melakukan pengecekan langsung terhadap harga pasar di lokasi kegiatan agar harga yang dijual benar-benar lebih rendah.
Ia mencontohkan di Desa Sindang, Kecamatan Lebakwangi, di mana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Ketahanan Pangan memiliki usaha peternakan ayam petelur dengan harga telur sekitar Rp28.000 per kilogram. Saat GPM digelar di desa tersebut, harga telur disesuaikan menjadi Rp27.000 per kilogram agar tetap lebih murah dibandingkan harga yang berlaku di lingkungan setempat.
Hal serupa juga terjadi pada pelaksanaan GPM di Desa Citiusari. Ketika masyarakat ditanya langsung mengenai harga telur di wilayah tersebut, warga menyampaikan bahwa harga telur berada di kisaran Rp29.000 hingga Rp30.000 per kilogram. Menanggapi hal tersebut, harga telur di GPM saat itu juga langsung diturunkan menjadi Rp28.000 per kilogram.
“Artinya, kami memastikan bahwa harga komoditas di GPM tetap lebih murah dibandingkan harga pasar maupun harga yang berlaku di lokasi tempat GPM digelar,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa dalam setiap kegiatan GPM, pihaknya juga selalu berdialog langsung dengan masyarakat untuk mengetahui tanggapan mereka terhadap program tersebut.
Menurut Wahyu, mayoritas masyarakat menyampaikan bahwa keberadaan GPM sangat membantu karena harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan harga pasar, sementara kualitas komoditas tetap terjaga.
“Setiap pelaksanaan GPM kami selalu bertanya langsung kepada masyarakat bagaimana tanggapan mereka. Alhamdulillah, hampir semuanya menyampaikan merasa terbantu dan senang karena harga lebih murah dibandingkan pasar, sementara kualitas bahan pangannya tetap bagus dan berkualitas,” tuturnya./tat azhari


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.