Bupati Dian Ingin Qori-Qoriah Kuningan Tembus Nasional, Warning Dewan Hakim MTQ
INILAHKUNINGAN– Permainan Dewan Hakim, pada Musyawarah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke 50 tingkat Kabupaten Kuningan Tahun 2026, cukup membuat Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar, khawatir. Maka, Ia memberikan warning, atau peringatan agar dewan Hakim objektif. Ia percaya kualitas dewan hakim. Seluruhnya memiliki kompetensi, integritas, serta pemahaman baik terhadap cabang-cabang MTQ.
“Saya melihat SDM yang ditugaskan sudah tidak diragukan lagi. Mereka memiliki kompetensi, integritas, dan pemahaman yang mendalam terhadap cabang-cabang MTQ. Terima kasih atas dedikasi Bapak dan Ibu yang telah mewakafkan waktu, tenaga, dan pikirannya demi kemajuan MTQ Kabupaten Kuningan,” ungkap Bupati Dian, sapaan akrabnya, didampingi Ketua Umum LPTQ Kuningan, U Kusmana, di Ruang Rapat Aria Kamuning, Kompleks Setda Kabupaten Kuningan, Rabu (22/7/2026).
Bupati menekankan tugas dewan hakim tidak hanya memberikan nilai, tetapi juga menjaga marwah MTQ melalui penilaian yang profesional.
“Intinya dewan hakim harus OJA. Yaitu Objektif, Jujur, dan Adil. Hindari segala bentuk subjektivitas karena kedekatan pribadi, hubungan keluarga, teman satu daerah, ataupun kepentingan lainnya. Kualitas juara MTQ Kabupaten Kuningan berada di tangan para dewan hakim,” tegasnya.
Ia mengakui capaian Kabupaten Kuningan pada MTQ tingkat Provinsi Jawa Barat masih perlu terus ditingkatkan. Namun, melalui pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan, ia optimistis prestasi daerah akan semakin meningkat.
“Saya tidak ingin sekadar melaksanakan MTQ sebagai kegiatan seremonial. Kita harus menjadikan MTQ sebagai proses mencari bibit-bibit unggul asli Kabupaten Kuningan untuk dibina secara berkelanjutan. Target jangka pendek kita minimal masuk 10 besar Jawa Barat, sedangkan target jangka panjangnya melahirkan generasi Qurani yang mampu bersaing di tingkat Nasional,” katanya./tat azhari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.