INILAHKUNINGAN- Universitas Muhammadiyah (UM) Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, membangun sinergi strategis bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) guna memperluas akses mahasiswa terhadap program magang dan kerja di luar negeri.

Kolaborasi ini menjadi langkah konkret UM Kuningan, dalam meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global sekaligus memastikan pelindungan optimal bagi calon pekerja migran terdidik.

Rektor UM Kuningan, Dr Apt wawang Anwarudin, MSc, menjelaskan, bahwa kerjasama ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi serta implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Melalui inisiatif ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman kerja internasional yang relevan dan terlindungi secara hukum,” katanya, Rabu (29/4/2026), kepada InilahKuningan

Melalui sinergi tersebut, juga mahasiswa akan memperoleh akses ke berbagai program magang di sejumlah negara tujuan, seperti Jepang, Malaysia, dan kawasan Timur Tengah. Selain itu, lulusan UM Kuningan juga berpeluang mengikuti skema penempatan kerja luar negeri berbasis kompetensi melalui jalur resmi pemerintah.

Perwakilan Kementerian P2MI menegaskan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan strategi penting dalam meningkatkan kualitas pekerja migran Indonesia. Ditekankan bahwa pekerja migran dari kalangan lulusan perguruan tinggi diharapkan memiliki keterampilan teknis, kesiapan mental, kemampuan bahasa, serta pemahaman budaya kerja global yang baik.

Sebagai bagian dari program, mahasiswa akan mengikuti serangkaian tahapan yang terstruktur, mulai dari proses seleksi, pelatihan pra-keberangkatan, hingga pendampingan selama menjalani magang atau bekerja di luar negeri. Materi pelatihan meliputi penguatan kemampuan bahasa asing, keterampilan kerja, serta pemahaman budaya dan regulasi di negara tujuan.

UM Kuningan juga akan mengembangkan sistem monitoring dan evaluasi guna memastikan kualitas pengalaman yang diperoleh mahasiswa selaras dengan bidang keilmuan masing-masing. Program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa secara individu, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan reputasi universitas di tingkat internasional.

Melalui sinergi ini, UM Kuningan dan Kementerian P2MI optimistis dapat mencetak generasi muda yang siap bersaing secara global serta mampu menjadi representasi bangsa yang menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas di dunia kerja internasional./tat

Idul Fitri 1447 H