Ada-Ada Saja, 2 Penjual Martabak Kuningan Terjebak Dalam Ruko, Ini Penyebabnya!
INILAHKUNINGAN– Insiden unik terjadi dalam suasana Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Dua warga Kabupaten Kuningan terjebak dalam ruko di Jalan Jendral Sudirman, Blok Lamepayung, Kelurahan Kuningan, Minggu (22/3/2026). Panik, akhirnya 2 penjual martabak ini berhasil menghubungi UPT Pemadam Kebakaran Kuningan.
Selain unik, insiden ini cukup mendebarkan. Insiden bermula ketika malam Lebaran, Sabtu (21/3/2026). Pemilik toko martabak, Muharram, menyerahkan kunci ruko kepada pegawainya, Asep. Petaka kemudian muncul saat fajar menyingsing. Subuh tiba, mereka bersiap untuk pulang, tapi mereka panik kunci mendadak raib entah ke mana, atau lupa disimpan dimana.
Asep dan Angga pun terjebak di balik pintu besi ruko yang terkunci rapat. Tanpa ada kunci cadangan, ruang ruko yang biasa menjadi tempat mencari nafkah itu mendadak terasa sempit dan memenjarakan mereka.
Rasa panik mulai menyelimuti keduanya. Setelah berbagai upaya mandiri gagal, atas saran rekannya, Asep akhirnya memutuskan untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tak butuh waktu lama, dua personel Damkar langsung diterjunkan ke lokasi.
“Wakfu berjualan martabak diberi kunci ruko oleh pemilik warung martabak, PakĀ Muharram, saat pagi mau pulang, kunci ruko hilang saat melayani martabak. Akhirnya korban dan rekannya Angga terjebak di dalam ruko. Panik. akhirnya korban menghubungi call center Damkar Kuningan untuk meminta bantuan membuka pintu ruko,” tutur Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusuma, kepada InilahKuningan
Setiba di lokasi, petugas mendapati Asep dan Angga masih tertahan di dalam. Karena situasi mendesak dan tidak adanya akses masuk lain, petugas terpaksa mengambil tindakan darurat dengan membongkar paksa pintu ruko tersebut.
Proses evakuasi sempat berjalan alot lantaran ukuran pintu yang cukup besar dan kokoh. Namun, berkat kesigapan petugas, dalam waktu 15 menit, pintu akhirnya terbuka dan kedua pria tersebut bisa menghirup udara bebas kembali.
“Dikarenakan tidak ada kunci cadangan anggota terpaksa membongkar paksa pintu ruko supaya korban bisa keluar. Selesai sekitar pukul 09.45 WIB, ” tutur Arga.
Meski berakhir tanpa korban jiwa, kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi warga. Damkar Kuningan mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan teliti dalam menjaga benda-benda krusial seperti kunci akses bangunan./tat azhari


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.