Ternyata, Motor Dinas Hilang Di Kuningan Capai 123 Unit, Tersebar Di 7 SKPD, Dinkes Terbanyak, Ini Daftarnya!
INILAHKUNINGAN- Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kuningan, punya pekerjaan rumah berat. Terungkap, temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang tercatat dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun 2024. Jumlah aset motor dinas hilang tanpa kejelasan mencapai 123 unit.
Saat pemeriksaan BPK tahun itu, pemegang berita acara 123 motor dinas itu, tidak bisa menunjukan keberadaannya. Jumlah motor dinas misterius tersebut, tersebar di 6 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Kabupaten Kuningan.
Jumlah di setda 2 unit dengan nilai Rp75 juta, Kantor Satpol PP 2 unit senilai Rp25 juta, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian 11 unit senilai Rp65,6 juta, Dinas PUTR 9 unit senilai Rp132,5 juta, Dinas Kesehatan 53 unit senilai Rp329,3 juta, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan 31 unit senilai Rp83,5 juta dan Dinas PPKB dan PA 15 unit senilai Rp27 juta.
Kepala BPKAD Kuningan, H Dedem Kurniawan Sopandi, melalui Kabid Aset John Raharja, saat dikonfirmasi, membenarkan jumlah motor dinas hilang tahun 2023, yang menjadi temuan BPK Tahun 2024.
“Kalau motor dinas hilang, konsekwensinya harus dilaporkan ke kepolisian. Dan, ada mekanisme kerugian negara, dalam hal ini ada Tuntutan Ganti Rugi (TGR) daerah, karena statusnya BMD (Barang Milik Daerah),” ucap John Raharja, Rabu (29/4/2026), kepada InilahKuningan
Setelah dilaporkan ke kepolisian, surat kehilangan dilaporkan ke BPKAD untuk diproses melalui Majelis Penyelesaian Kerugian Daerah, yang ditindaklanjuti Inspektorat untuk pemeriksaan lain.
“Tergantung kejadian hilangnya, pas dipakai oleh di pemegang atau saat digunakan orang lain. Butuh penelusuran. Yang jelas, kehilangan kendaraan ini harus ada kerugian negara,” terang dia
John Raharja mengakui, ada LHP BPK terkait motor dinas hilang ini. Temuan ini, tentu telah ditindaklanjutinya bekerjasama dengan kejaksaan. “Yang hilang sejak Tahun 2022 jumlahnya sampai 123 unit. Itu dari beberapa dinas,” sebut John Raharja
Proses rekon motor dinas hilang ini juga terus berlangsung. Hasilnya sudah ada pemulihan. Artinya sudah ditemukan, termasuk ada pengembalian 30% sampai 40%.
“Kita terus pencocokan data, karena catatan dan tanggungjawab ada di dinas. Temuan BPK juga kan ada di dinas-dinas itu,“ pungkasnya./tat azhari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.