INILAHKUNINGAN-  PLN UP3 Cirebon melaksanakan Simulasi Tanggap Darurat dan simulasi pemadaman api kebakaran sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya keselamatan kerja dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi kondisi darurat. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Manager PLN UP3 Cirebon bersama Team Leader K3L UP3 Cirebon, Purwanto, serta dihadiri oleh perwakilan tim dari lima ULP di bawah koordinasi PLN UP3 Cirebon, yaitu ULP Cirebon Kota, ULP Sumber, ULP Kuningan, ULP Ciledug, dan ULP Cilimus.

Pelaksanaan simulasi ini menjadi langkah penting dalam memastikan seluruh insan PLN memiliki kesiapan, pemahaman, dan refleks penanganan awal yang tepat dalam menghadapi potensi kondisi darurat, termasuk kejadian kebakaran di lingkungan kerja maupun area operasional. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya dibekali pemahaman prosedur tanggap darurat, tetapi juga dilatih untuk meningkatkan koordinasi, kecepatan respons, dan ketepatan tindakan di lapangan.

Simulasi tanggap darurat dan pemadaman api kebakaran merupakan bagian dari komitmen PLN dalam membangun lingkungan kerja yang aman, tangguh, dan siaga terhadap risiko. Dengan pelatihan yang dilakukan secara berkala, PLN berupaya memastikan bahwa setiap personel memahami peran dan tanggung jawabnya dalam menjaga keselamatan diri, rekan kerja, aset perusahaan, dan keberlangsungan layanan kepada pelanggan.

Kegiatan ini juga memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Kesiapan personel dalam menghadapi kondisi darurat akan mendukung keberlangsungan operasional kelistrikan yang lebih aman dan andal. Dengan SDM yang terlatih dan sigap dalam menangani risiko, potensi gangguan yang dapat berdampak pada pelayanan kepada pelanggan dapat diminimalkan. Pada akhirnya, masyarakat memperoleh jaminan bahwa layanan kelistrikan dikelola oleh personel yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga siap menghadapi situasi darurat dengan cepat dan tepat.

Manager PLN UP3 Cirebon, Muhammad Ardian, menyampaikan bahwa kegiatan simulasi ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya keselamatan yang kuat di seluruh lini kerja.

“Simulasi tanggap darurat dan pemadaman kebakaran ini merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh personel PLN UP3 Cirebon memiliki kesiapan, pemahaman, dan kemampuan bertindak yang baik dalam menghadapi kondisi darurat. Kami ingin budaya keselamatan tidak hanya dipahami secara teori, tetapi benar-benar menjadi bagian dari perilaku kerja sehari-hari demi melindungi personel, aset, dan menjaga keandalan layanan kepada masyarakat,” ujar Muhammad Ardian.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa kesiapsiagaan dalam aspek keselamatan merupakan fondasi penting dalam menjaga kualitas operasional dan pelayanan PLN.

“Keselamatan kerja dan kesiapsiagaan darurat harus menjadi budaya yang hidup di setiap unit PLN. Saya mengapresiasi PLN UP3 Cirebon yang terus memperkuat kapasitas personelnya melalui simulasi seperti ini. Kegiatan ini sangat penting untuk memastikan setiap petugas memiliki ketangguhan, disiplin, dan kemampuan respons yang baik, sehingga operasional kelistrikan dapat berjalan aman dan pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga,” ujar Sugeng Widodo.

PLN UP3 Cirebon akan terus mendorong pelaksanaan kegiatan-kegiatan penguatan budaya K3 secara berkelanjutan, sebagai bagian dari komitmen menghadirkan lingkungan kerja yang aman dan operasional yang andal. Dengan kesiapan personel yang semakin baik, PLN optimistis dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan tetap menjunjung tinggi aspek keselamatan dalam setiap proses kerja./tat azhari

Idul Fitri 1447 H