RSUD Linggajati Berubah Meyakinkan, Peralatan Canggih, Dokter Spesialis Bertambah, Terapkan Pelayanan 5S dan 5R
INILAHKUNINGAN– Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Linggajati, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, terus berbenah. Dibawah kendali Bupati Kuningan DR H Dian Rachmat Yanuar dan Direktur dr Hj Eva Maya, peralatan canggih mulai diterapkan, dokter spesialis ditambah, pelayanan juga lebih ramah dan humanis.
Eva Maya menyebut, salah satu peralatan baru rumah sakitnya untuk tindakan operasi wasir dengan teknik laser. Teknologi tersebut dapat mempercepat proses tindakan. Jika sebelumnya operasi membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam, dengan teknologi laser tindakan dapat diselesaikan sekitar 30 menit.
“Dengan teknik laser tersebut, operasi wasir menjadi lebih cepat. Yang tadinya memakan waktu 1,5 jam, sekarang cukup 30 menit saja sudah selesai tindakan operasinya,” jelas Eva Maya, diselaa Khitanan Massal RSUD Linggajati, dalam rangka Hari Jadi ke 528 Kuningan, kepada InilahKuningan
Selain waktu tindakan lebih singkat, teknologi tersebut juga memberikan keuntungan bagi pasien karena rasa nyeri dan risiko pendarahan pascaoperasi menjadi lebih minimal.
“Mudah-mudahan dengan alat canggih baru ini, kami semakin bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jadi jangan ragu, jika ada keluhan wasir bisa datang ke Rumah Sakit Linggajati,” ajak dia
Peralatan dengan teknologi baru, lanjut Eva Maya, juga telah tersedia untuk mendukung operasi amandel. Modernisasi peralatan dilakukan pula di sejumlah unit pelayanan, termasuk IGD, ICU dan ruang rawat inap.
Penguatan pelayanan tidak hanya dilakukan dari sisi peralatan. RSUD Linggajati juga menambah dokter spesialis sesuai kebutuhan masyarakat.
Eva menyebut, mulai 1 September 2026, dokter spesialis saraf sudah tersedia di RSUD Linggajati dan layanannya dapat dimanfaatkan oleh peserta BPJS Kesehatan.
“Per September ini kita sudah bisa melayani kasus-kasus saraf. Dokter spesialis saraf sudah ada per 1 September dan sudah bisa menggunakan BPJS, jadi jangan ragu,” katanya.
Untuk layanan poliklinik saraf, masyarakat dapat memperoleh pelayanan setiap Sabtu pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Sementara pasien yang membutuhkan pelayanan rawat inap dapat diterima setiap hari.
Kehadiran layanan tersebut diharapkan semakin memudahkan masyarakat, khususnya warga Kuningan Utara, dalam memperoleh akses pelayanan kesehatan tanpa harus pergi jauh ke wilayah lain.
Di tengah pembenahan fasilitas dan SDM, RSUD Linggajati juga menaruh perhatian pada kualitas interaksi antara petugas dengan pasien.
Eva mengatakan pihaknya menerapkan budaya kerja CERMAT yang berlaku bagi seluruh pegawai, mulai dari jajaran direktur dan manajemen hingga tenaga fungsional serta pelaksana.
CERMAT mencakup Cekatan, Edukatif, Ramah, Akuntabel, dan Tertata.
Khusus aspek keramahan, diterapkan prinsip 5S, yakni Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun. Sementara dalam penataan lingkungan kerja diterapkan prinsip 5R, yaitu Rapi, Resik, Rajin, Ringkas dan Rawat.
“Budaya kerja ini berlaku untuk semua pegawai, mulai dari jajaran direktur, manajemen, termasuk semua fungsional pelaksana juga wajib menekankan budaya kerja CERMAT tersebut,” ungkapnya.
RSUD Linggajati juga menyediakan kanal pengaduan bagi masyarakat melalui WhatsApp, pengaduan langsung, email maupun DM Instagram. Setiap keluhan, kata Eva, akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
“Setiap keluhan pasti akan kami tindak lanjuti untuk perbaikan ke depannya,” tegasnya.
Saat ini, RSUD Linggajati memiliki kapasitas 104 tempat tidur.
Eva pun mengajak masyarakat Kuningan, khususnya wilayah Kuningan Utara, untuk tidak ragu memanfaatkan pelayanan yang tersedia.
“Kami berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik, pelayanan yang bermutu, berkualitas, profesional, dan juga mengutamakan keselamatan pasien,” pungkas Eva Maya./tat azhari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.