Kuningan Diguyur Rp45,9 Miliar DAK Revitalisasi 55 SDN, Waspadai Penyimpangan!
INILAHKUNINGAN- Sebanyak 55 Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Kuningan, ditetapkan sebagai SDN Penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) Revitalisasi Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI Tahun 2026.
Bantuan diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, khususnya pembangunan maupun rehabilitasi ruang kelas, perpustakaan, sanitasi, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan DR Elon Carlan, melalui Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Surya, membenarkan hal itu. Menurut dia, program revitalisasi SDN menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan belajar bagi peserta didik.
Menurutnya, kondisi sarana dan prasarana sekolah menjadi salah satu faktor yang perlu terus diperhatikan agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara aman, nyaman, dan memenuhi standar. “Alhamdulillah, Tahun 2026 ini Kemendikdasmen RI membantu 55 SDN di Kuningan. Nilai totalnya mencapai Rp45.920.729.999,” sebut Surya, diamini Kepala Seksi Kelembagaan Sarana dan Prasarana, Hipa Fahmi, JUmat (4/9/2026), kepada InilahKuningan
Surya berharap, revitalisasi membantu sekolah dalam memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana. Sehingga lingkungan belajar anak-anak menjadi lebih layak dan mendukung kegiatan pembelajaran. Bukan hanya menyasar perbaikan ruang kelas, tetapi juga sejumlah fasilitas penting lain.
“Yang menjadi perhatian antara lain ruang kelas, perpustakaan, sanitasi dan fasilitas pendukung lain-lain. Semua diarahkan untuk memberikan layanan pendidikan secara lebih baik kepada peserta didik,” ujar pria berkacamata ini
Ia terus melakukan pendampingan dan koordinasi agar pelaksanaan program revitalisasi berjalan sesuai ketentuan. Sekolah penerima bantuan juga diharapkan dapat melaksanakan pembangunan secara transparan, tepat sasaran, serta memperhatikan kualitas pekerjaan.
“Harapannya, revitalisasi ini memberikan manfaat jangka panjang bagi sekolah dan masyarakat, terutama dalam menciptakan lingkungan pendidikan aman, nyaman dan berkualitas,” harap Surya./tat azhari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.