Rakerda! IWAPi Jabar Puji Wisata Arunika dan Jagara Eco Park Kuningan, Komitmen Perkuat Ekonomi Daerah!
INILAHKUNINGAN- Kabupaten Kuningan mendapat kehormatan sebagai tuan rumah Rapat Kerja Daerah (Rakerda) IV Tahun 2025, DPD Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Jawa Barat, di Al Kenzie Convention Hall Mayang Catering, Kuningan, Rabu (19/11/2025)
Ratusan ibu-ibu super berseragam kebesaran IWAPI dari 18 DPC kabupaten/kota se Jabar, mengikuti Rakerda IV selama 2 hari, penuh antusias.
Hari pertama rakerda, mereka touring menikmati beberapa titik lokasi pariwisata untuk bisa dipromosikan guna mendongkrak perekonomian daerah tuan rumah. Touring dipandu Ketua DPC IWAPI Kuningan, Hj Nurhayati BA, beserta jajaran. Didukung cuaca sejuk, proses touring seru, sangat dinikmati peserta rakerda. Mereka menyebut touring paling berkesan, luar biasa, ketika mereka berada di Kawasan Wisata dan Kuliner viral, selayaknya di Gunung Fuji Jepang. Yaitu Arunika Eatry dan Joglo Arunika dan Jagara Eco Park.
Dilanjut malam, ada unjuk kabisa dari setiap pengurus DPC, dengan tagline dari IWAPI, oleh IWAPI, untuk IWAPI. Kreatifitas, kebersamaan, keseruan juga terlihat, begitu terasa. Menyusul hari ini, selain rakerda, ada bazar produk-produk unggulan dari setiap DPC se Jabar. Disela rakerda, bahkan ada pemberian Anugerah Penghargaan bagi Personil IWAPI Teladan. Yaitu Dra Hj Diah Susilawati dari DPD IWAPI Jabar.
“Arunika dan Jagara Eco Park luar biasa. Terimakasih Kuningan sudah menyediakan tempat seindah itu,” ungkap Ketua Panitia Rakerda IV IWAPI Jabar, Dra Tetti Teriawati MM, disela pidato
Dijelaskan, bahwa IWAPI hadir untuk mewujudkan ekonomi masyarakat eksklusif, berdaya saing, menuju Indonesia Emas Tahun 2045.
“Dari rakerda ini, kita berharap ibu-ibu disini pulang mendapat bekal, hasilkan pemikiran lebih, dan bermanfaat bagi seluruh anggota IWAPI khususnya, agar bisa membantu masyarakat di daerahnya. Jadi jangan lewatkan momen langka ini. Semua program harus terukur, dan bermanfaat,” ajaknya
Ketua DPD IWAPI Jabar Dr Hj Masrura Ramidjal SE, MBA, MSc, menegaskan kewajiban rakerda ini, sebagai evaluasi, sekaligus menyusun program strategis kedepan. Disamping, menyerap aspirasi hingga kebutuhan IWAPI setiap DPC.
“IWAPI hadir 50 tahun lalu, sebagai organisasi profesi. Program-program IWAPI Jabar dibangun, hasil kolaborasi dengan DPP, pemerintah provinsi, dan DPC kabupaten/kota. Topiknya satu, untuk pemberdayaan perempuan pengusaha,” papar Dr Hj Masrura Ram Idjal
Perjalanan 50 tahun IWAPI, tentu tidak mudah. Banyak kendala mengganggu perjalanan pengusaha perempuan. Terutama kendala internal anggota yang juga sebagai ibu rumah tangga. IWAPI mendorong sukses keduanya. Sampai IWAPI mampu menjadi agent of change pertumbuhan ekonomi.
Banyak program sudah kita gulirkan. Mulai program digitalisasi, sampai peningkatan kapasitas perempuan pengusaha. Hasilnya juga sudah banyak produk unggulan DPC bergabung di market place.
“Sangat diharapkan sekali, semua produk unggulan DPC masuk market place. Kita fasilitasi. Promosikan di market place. Jangan sampai beberapa DPC, nanti sudah masuk ekspor, DPC lain ketinggalan. Mari manfaatkan. Ini dari DPD untuk para DPC sebagai anggota IWAPI,” tandas Hj Masrura Ramidjal
Wakil Ketua Umum DPP IWAPI Tatyana Sutara SE, MSi, menyampaikan pesan salam sayang, salam hormat dari Ketua Umum DPP Ibu Nita Yudi, untuk seluruh Pengurus dan Anggota IWAPI Jabar. Ditegaskan, bahwa IWAPI ini NGO, non profit organisasi. IWAPI tidak komersil.
“Usia 50 tahun IWAPI, tentu tidak mulus meluncur, tapi penuh perjuangan. Tahun ke 35, ada cobaan DPP harus Munaslub. Hasilnya baru terjadi kembali penataan IWAPI.
Hasilnya sampai saat ini, IWAPI harus bangga. Banyak penghargaan, bukan hanya Nasional, tapi Internasional. Semua prestasi diraih, tentu hasil kepemimpinan Ibu Nita Yudi selaku Ketua Umum DPP, dalam 15 tahun terakhir ini,” teriak Tatiyana, disambut tepuk tangan peserta Rakerda VI
Ia kemudian mengapresiasi kerja keras, prestasi IWAPI Jabar. Diingatkan, bahea anggota IWAPI 98% adalah UMKM, hanya 2% pengusaha besar. “Jadi IWAPI dengan banyak UMKM, sangat berkontribusi besar terhadap PDB Indonesia, UMKM luar biasa perannya sebagai tukang punggung perekonomian Indonesia,” tandasnya./tat azhari


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.