INILAHKUNINGAN – PLN UP3 Cirebon melaksanakan Kegiatan Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) Gabungan yang melibatkan personel dari ULP Cirebon Kota, ULP Sumber, ULP Kuningan, ULP Ciledug, dan ULP Cilimus. Kegiatan dilaksanakan di kawasan permukiman nelayan pesisir Cirebon sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan ketenagalistrikan, meningkatkan keandalan pasokan listrik, serta menekan potensi susut energi listrik.

Tim gabungan melakukan penyisiran di sejumlah titik permukiman dengan fokus pada pemeriksaan Alat Pembatas dan Pengukur (APP), kondisi instalasi pelanggan, serta penertiban penggunaan listrik yang tidak sesuai standar. Kegiatan ini juga bertujuan mengidentifikasi potensi risiko yang dapat menimbulkan gangguan sistem maupun bahaya keselamatan bagi masyarakat.

Sebagai wilayah dengan aktivitas masyarakat yang padat dan karakteristik lingkungan yang khas, kawasan pesisir memerlukan perhatian khusus dalam aspek keselamatan kelistrikan. Sambungan listrik yang tidak sesuai standar berpotensi menimbulkan korsleting, kerusakan peralatan, hingga risiko kebakaran yang dapat membahayakan keselamatan warga dan lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan P2TL gabungan ini, PLN tidak hanya melakukan pemeriksaan teknis, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penggunaan listrik yang aman, legal, dan sesuai ketentuan. Pendekatan ini dilakukan untuk membangun kesadaran bersama bahwa keselamatan ketenagalistrikan merupakan tanggung jawab seluruh pihak.

Bagi masyarakat, kegiatan ini memberikan manfaat yang nyata. Dengan penggunaan instalasi dan sambungan listrik yang sesuai standar, risiko kecelakaan listrik dan kebakaran dapat diminimalkan. Selain itu, sistem kelistrikan yang lebih tertib akan membantu menjaga kualitas tegangan dan keandalan pasokan listrik bagi pelanggan lainnya. Masyarakat juga memperoleh edukasi mengenai penggunaan energi listrik yang aman sehingga dapat melindungi keluarga dan lingkungan dari potensi bahaya kelistrikan.

Manager PLN UP3 Cirebon, Muhammad Ardian, menyampaikan bahwa kegiatan P2TL merupakan bagian dari upaya PLN dalam menjaga keselamatan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas layanan kelistrikan.

“Kegiatan P2TL gabungan ini tidak semata-mata berfokus pada penertiban, tetapi juga merupakan upaya preventif untuk melindungi masyarakat dari potensi bahaya kelistrikan. Kami ingin memastikan bahwa penggunaan listrik dilakukan secara aman, legal, dan sesuai standar sehingga keandalan sistem tetap terjaga dan masyarakat dapat menikmati layanan listrik yang lebih berkualitas,” ujar Muhammad Ardian.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa keselamatan ketenagalistrikan merupakan prioritas utama yang harus terus dijaga melalui kolaborasi antara PLN dan masyarakat.

“Penggunaan listrik yang sesuai standar tidak hanya berdampak pada keandalan sistem, tetapi juga berperan penting dalam melindungi keselamatan masyarakat. Saya mengapresiasi langkah PLN UP3 Cirebon yang melaksanakan kegiatan P2TL secara terpadu dan mengedepankan pendekatan edukatif kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan ketenagalistrikan semakin meningkat,” ujar Sugeng Widodo.

PLN UP3 Cirebon akan terus melaksanakan kegiatan pengawasan, edukasi, dan penertiban penggunaan tenaga listrik secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang aman, andal, dan berkualitas. Dengan dukungan masyarakat, PLN optimistis dapat mewujudkan lingkungan yang lebih tertib, aman, dan nyaman dalam pemanfaatan energi listrik./tat azhari