Menyimpang, Harga Proyek Laptop 21 SMPN Di Kuningan Jadi Temuan BPK, Ini Daftarnya!
INILAHKUNINGAN- Temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Tahun 2025 mengungkap keterlibatan sebanyak 21 SMP Negeri di Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, dalam ketidakwajaran harga pengadaan laptop. Temuan, bahkan bukan hanya mencakup pengadaan laptop Tahun 2025, tapi juga Tahun 2024.
Dalam temuan tersebut, BPK menyebutnya terjadi selisih transaksi antara yang tertera pada Sistem Informasi Pengadaan Sekolah atau Siplah, dengan dokumen perencanaan, baik berupa perbedaan harga, biaya kirim, atau total bayar harga laptop. Akibatnya, BPK mewajibkan 21 SMPN itu, mengembalikan potensi kerugian negara tersebut, melalui Tuntutan Ganti Rugi (TGR).
Nama 21 SMPN yang wajib memenuhi TGR BPK RI, sebagai berikut:
SMPN 1 Mandirancan TGR Rp565 ribu
SMPN 1 Ciwaru TGR Rp644 ribu
SMPN 1 Garawangi TGR Rp728 ribu
SMPN 1 Jalaksana TGR Rp2,5 juta
SMPN 1 Kuningan TGR Rp759 ribu
SMPN 1 Luragung TGR Rp4,3 juta
SMPN 1 Maleber TGR Rp1,9 juta
SMPN 1 Selajambe TGR Rp977 ribu
SMPN 2 Ciawigebang TGR Rp770 ribu
SMPN 2 Cimahi TGR Rp345 ribu
SMPN 2 Garawangi TGR Rp664 ribu
SMPN 2 Japara TGR Rp752 ribu
SMPN 2 Kalimanggis TGR Rp695 ribu
SMPN 2 Lebakwangi TGR Rp495 ribu
SMPN 2 Mandirancan TGR Rp2,3 juta
SMPN 4 Ciawigebang TGR Rp1,8 juta
SMPN 4 Kuningan TGR Rp312 ribu
SMPN 2 Cilimus TGR Rp1 juta
SMPN 1 Kramatmulya TGR Rp124 ribu
SMPN 2 Cidahu TGR Rp1,1 juta
SMPN 1 Ciawigebang TGR Rp532 ribu
Menindaklanjuti temuan selisih harga pengadaan laptop 21 SMPN tersebut, dalam suratnya Nomor 900.1.3.3/101/Disdikbud), Kepala Dinas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kuningan Dr Carlan, MPd, meminta mereka segera melunasi TGR sesuai hasil temuan BPK dalam pekerjaan itu./tat azhari


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.