INILAHKUNINGAN- Siapa tidak kenal Organisasi Kemasyarakatan bernama Gentayangan, Kabupaten Kuningan. Nama organ, yang terkenal sampai lintas generasi sejak 5o tahun lalu, sebagai organ pembuat onar, ditakuti, berlambang senjata pedang dan kampak dengan tokoh sentralnya disebut 7 Gerintil ini, kembali bangkit dengan imej dan pendekatan humanis, konstruktif.

Nama Gentayangan sebagai Gerakan Malam yang menakutkan itupun, kini berubah versi menjadi Gentayangan, bersingkatan Gerakan Transfaransi Masyarakat Kuningan.

Tapi siapa Ketuanya mungkin belum dikenal luas. Ialah Febbie Hadidallas. Ia ternyata juga bukan Tokoh Kuningan sembarangan. Memimpin Gentayangan sejak Tahun 2021, keturunan 7 Gerintil Kuningan, yang keseharian berprofesi sebagai Pengusaha Sukses Alat Kesehatan Nasional, Komisaris Utama PT Indo Tele Mediasoft dan Direktur Utama PT Indoris Cipta Teknologi ini, kerap berkarya senyap, enggan tampil di ruang publik.

Meski begitu, dalam bincang santai bersama Media InilahKuningan, Ia bertekad menjadikan Gentayangan sebagai organ non politik, yang berani, humanis. Sehingga mampu mewarnai kekuatan pembangunan daerah.

“Gentayangan ini gerakan.  Bicara jumlah anggota memang sedikit, tapi suara mencapai bisa 16 ribu. Terbukti di beberapa even, itulah Gentayangan, tidak keliahatan. Kalau ada even gak perlu diundang, mereka datang sendiri. Motto kami, panggilan hati. Itu budaya Gentayangan dari dulu,” ungkap Febbie Hadidallas, diamini Wakil Ketuanya Yudi  Setiandi Rukmana dan Sekretaris Agus Adi Nursalim, di Saung Kasreng, Jalan Soekarno-Hatta Kuningan, Selasa (27/10/2026)

Menurut Febbie Hadidallas,pPengikut Gentayangan ada dimana-mana. Juga berada di banyak organisasi kemasyarakatan lain. Gentayangan ini organisiasi tertua di Kuningan, tercatat resmi di Kesbangpol Kuningan, juga Kemenkumham RI. Gentayangan saat ini, adalah regenerasi dari tokoh-tokoh ditakuti, disegani, yang mayoritas kini sudah wafat. Mereka berawal dari kumpulan tokoh Blok Kebumen, yang kini menjadi Jalan Dipati Ewangga, Kabupaten Kuningan.

Meski juga dulu dibentuk non struktur, tapi sifatnya exstrem. Bisa dicek, banyak catatan gerakan liar, tindakan mengerikan Gentayangan baik di kepolisian maupun kodim.

“Yang pasti, Gentayangan exstrem, bukan berawal dari diri sendiri. Lebih ke membela harga diri. Ada hal-hal membahayakan juga, Gentayangan pasti terdepan,” timpal Wakil Ketuanya, Yudi Setiandi Rukmana, yang juga warga Blok Kebumen

Diakui, mendaftarkan Gentayangan ke Kemenkumham sempat ditolak. Banyak sekali pertanyaan kekhawatiran. Tapi setelah dijelaskan, juga namanya dirubah versi menjadi Gerakan Transfaransi Masyarakat Kuningan (Gentayangan), baru diterima. “Tiga kali ajuan legal Gentayangan ditolak, setelah akhirnya, Alhamdulilah diterima, dan legal,” katanya

Paradigma Gentayangan juga tentu berubah, penilaian dan imej juga berubah tidak exstrem seperti dulu. Sebaliknya Gentayangan kini humanis, lebih banyak menunjukan kepedulian sosial kemasyarakatan. Telah abnyak event juga digelar sukses, seperti jalan sehat, pembersihan makam para pahlawan, tokoh Kuningan, hingga agenda tarik tambang, dan lain-lain.

“Selama berkegiatan, Alhamdulillah Gentayangan juga tidak pernah meminta dana APBD. semua murni dana organisasi,” tegas Febbie Hadidallas, menambahkan./tat azhari

 

PROFIL

FEBBIE HADIDALLAS 

📋DATA PRIBADI

  • Tempat, Tanggal Lahir: —, 12 Februari 1978
  • Pendidikan: Sarjana Ekonomi (S1), Universitas Diponegoro — Angkatan 1996
  • Domisili: Kabupaten Kuningan, Jawa Barat

📝TENTANG SAYA

Saya adalah profesional dengan latar belakang ekonomi yang telah menempuh perjalanan karier lebih dari dua dekade di bidang perbankan, teknologi, industri alat kesehatan, dan manajemen perusahaan. Memegang keyakinan bahwa kesuksesan sejati harus dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, saya secara aktif menggabungkan pengalaman profesional dengan pengabdian di berbagai organisasi kemasyarakatan dan sosial.

Saat ini berdomisili di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, saya berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat, pengembangan potensi daerah, serta membangun kolaborasi antar generasi demi kemajuan bersama.

💼PENGALAMAN PROFESIONAL

Komisaris Utama | PT. Indo Tele Mediasoft

2022— Sekarang

Memegang peran pengawasan dan penentuan kebijakan strategis perusahaan di bidang teknologi informasi dan telekomunikasi kesehatan.

Komisaris Utama | PT. DNA Indoteknik

2019— 2022

Bertanggung jawab atas pengawasan tata kelola perusahaan dan memastikan operasional berjalan sesuai prinsip profesionalisme dan hukum yang berlaku.

Direktur Utama | PT. Indoris Cipta Teknologi

2014— 2019

Memimpin manajemen perusahaan secara menyeluruh, merumuskan visi-misi, strategi bisnis, serta mengelola pertumbuhan dan pengembangan usaha di bidang teknologi.

Ketua Bidang Purna Jual | Organisasi Gabungan Pengusaha Alat Kesehatan dan Laboratorium Indonesia

2017— 2021

Mengkoordinasikan kebijakan dan standar layanan purna jual di industri alat kesehatan, menjembatani kepentingan anggota organisasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.

Ketua Tim E-Learning | Bank Syariah Mandiri

2004— 2009

Merancang dan mengelola sistem pembelajaran digital untuk pengembangan sumber daya manusia di lingkungan perbankan syariah.

🤝KIPRAH ORGANISASI & PENGAJABATAN SOSIAL

Ketua DPD | Barisan Delapan Center Kabupaten Kuningan

2025— Sekarang

Memimpin organisasi di tingkat daerah dalam rangka mewujudkan visi dan misi organisasi, serta menggerakkan program-program pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Kuningan.

Ketua | Organisasi Gentayangan

2021— Sekarang

Memimpin dan mengarahkan seluruh kegiatan organisasi untuk mencapai tujuan sosial dan kemasyarakatan yang telah ditetapkan.

Dewan Pembina Etik dan Kedisiplinan | Persatuan Pencak Silat Seluruh Indonesia

2021— Sekarang

Memberikan arahan terkait penegakan kode etik dan kedisiplinan, menjaga keluhuran budaya serta nilai-nilai luhur bela diri pencak silat di Indonesia.

💡VISI & MISI

Visi:

Menjadi jembatan antara dunia profesional dan masyarakat, serta mendorong terciptanya masyarakat yang mandiri, berdaya, dan sejahtera, khususnya di Kabupaten Kuningan dan sekitarnya.

Misi:

✅Mengembangkan potensi daerah melalui sinergi antara pelaku usaha, pemuda, dan masyarakat luas

✅Meningkatkan partisipasi aktif kaum muda dalam pembangunan daerah

✅Menjaga dan memperkuat nilai-nilai budaya, etika, dan kedisiplinan dalam kehidupan bermasyarakat

✅Membangun kerjasama antar organisasi untuk memperluas dampak positif bagi masyarakat

“Sukses sejati bukan hanya tentang pencapaian pribadi, melainkan seb  rapab  sar kita bisa memberi manfaat bagi oranglain dan daerah tempat kitab rasal.”

— Febbie Hadidallas