Ini 4 Solusi Cepat Gubernur KDM Atasi Kisruh Mata Air Talaga Nilem Kuningan
INILAHKUNINGAN- Tidak butuh waktu berlarut dari Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk menyelesaikan kisruh berkepanjangan warga Desa Cikalahang, Cirebon, dengan PDAM Kuningan, terkait pemanfaatan komersil Mata Air Talaga Nilem, Desa Kaduela, Pasawahan, Kuningan.
Meski sempat diwarnai ketegangan warga bersama aparat Desa Cikalahang dengan PDAM Kuningan, sejak tinjauan KDM di lokasi, KDM saat itu juga mampu menyimpulkan solusi keluhan warga yang mengalami kekurangan air untuk konsumsi rumah tangga dan irigasi pertanian.
KDM menegaskan prinsip keadilan distribusi sumber daya alam. Ia menyatakan bahwa masyarakat yang tinggal di kaki gunung harus menjadi penerima manfaat pertama dan utama dari melimpahnya air Gunung Ciremai sebelum dialirkan ke wilayah lain. KDM menyoroti dampak nyata penurunan produksi pangan warga hingga 20% akibat minimnya debit air untuk sawah-sawah di sekitar kawasan tersebut.
KDM pun tidak mau menyalahkan siapapun. Tinjauannya ke lokasi, tidak untuk saling menyalahkan. Ia hanya ingin Gunung Ciremai tetap hijau.
Berikut 4 Solusi KDM Mengatasi Kisruh Berkepanjangan Pemanfaatan Air Talaga Nilem Kuningan:
- Pendataan Kebutuhan Domestik: Kepala Desa diminta segera menghitung jumlah rumah tangga yang belum mendapatkan akses air bersih secara layak.
- Audit Teknis oleh Dinas PU: Tim dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi akan diturunkan untuk menghitung kebutuhan biaya pipanisasi langsung ke rumah warga guna memastikan kecukupan air domestik terpenuhi 100%.
- Rapat Koordinasi Lintas Wilayah: KDM akan memanggil pihak-pihak terkait, termasuk Bupati, Dirut PDAM, BBWS, serta perwakilan Desa Cikalahang, Desa Kaduela, dan desa-desa penyangga lainnya pada hari Selasa mendatang di Kantor Karesidenan Cirebon.
- Reboisasi dan Konservasi: Direncanakan pembebasan lahan seluas 12 hektar di area sensitif air untuk dilakukan reboisasi guna menjaga kestabilan sumber mata air di masa depan.
Selain menangani masalah teknis, KDM juga memberikan santunan modal usaha berupa hewan ternak kepada warga kurang mampu di lokasi tersebut sebagai bentuk kepedulian sosial. Ia berpesan agar warga tidak merusak gunung, karena kelestarian hutan di Gunung Ciremai adalah jaminan ketersediaan air bagi anak cucu mereka./red

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.