Imam Tajug Sayangkan Perusakan Proyek Tugu Kuningan, Kyai Sabik: Kedepankan Tabayun
INILAHKUNINGAN- Pengrusakan proyek penataan tugu bola dunia, di pertigaan Jalan Soekarno-Hatta, Kabupaten Kuningan, terus menuai keprihatinan. Termasuk keprihatinan komunitas spiritual keagamaan, dalam wadah Komunitas Imam Tajug (Komit).
“Kami mewakili tokoh spiritual dan keagamaan Kabupaten Kuningan menyampaikan keprihatinan atas adanya penyampaian aspirasi yang disertai tindakan perusakan fasilitas umum,” ungkap Ketua Komit Kuningan, Kyai Sayid Sabik, Kamis (10/9/2026), kepada InilahKuningan
Ia menghormati setiap warga negara untuk menyampaikan kritik, aspirasi, dan ketidakpuasan. Namun, kebebasan menyampaikan pendapat hendaknya tetap disertai adab, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap kepentingan bersama.
Dalam kehidupan bermasyarakat, berbeda pendapat adalah hal biasa. Tetapi perbedaan tidak boleh menjadi alasan untuk saling merusak atau merugikan. Kritik boleh keras, tetapi cara menyampaikannya harus tetap beradab.
“Aspirasi boleh kuat, tetapi jangan sampai merusak kepentingan umum,” tegas Kyai Sabik, sapaan akrabnya
Ditegaskan juga, bahwa fasilitas umum adalah milik bersama. Ketika dirusak, yang dirugikan pada akhirnya adalah masyarakat sendiri.
“Kami juga mengajak masyarakat Kuningan untuk mengedepankan tabayun, musyawarah, akhlakul karimah, dan tidak mudah terprovokasi, termasuk dalam menggunakan media sosial,” ajaknya./tat azhari



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.