DPRD Kuningan Geram, Nuzul Rachdy: Tutup Dapur MBG Bermasalah!
INILAHKUNINGAN- Gelombang kritik menu Makan Bergizi Gratis (MBG), yang tidka layak saji hingga tidak layak giji dengan nilai nominal rupiah tidak sesuai peraturan, membuat Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy meradang. Politisi Senior PDIP Kuningan itupun menutut Satgas tidak lagi memberikan peringatan kepada SPPG bermasalah.
“Satgas MBG harus tegas bersikap. Jika terbukti SPPG melanggar aturan, harus ditutup,” tegas Nuzul Rachdy, Kamis (5/3/2026) kepada InilahKuningan
Menurut dia, dari waktu ke waktu tata kelola program MBG yang dijalankan sejumlah SPPG justru dinilai tidak menunjukkan perbaikan. Bahkan, kondisi di lapangan semakin memunculkan keluhan dari berbagai pihak.
“Semakin hari tata kelola MBG oleh SPPG bukannya semakin membaik, tapi justru memperburuk. Ini terbukti dari banyaknya keluhan orang tua, guru, dan juga teman-teman wartawan yang melaporkan kondisi tersebut lewat berita,” ungkap dia
Nuzul Rachdy menilai, situasi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Ia meminta Satgas MBG dan SPPI bersikap tegas dan konsisten dalam menegakkan aturan.
“Jangan lagi hanya peringatan-peringatan. Harus langsung action. Lakukan tindakan tegas, bahkan tutup apabila ada SPPG yang melakukan hal yang tidak sesuai aturan, baik dalam tata kelola MBG maupun terkait menu dan lainnya,” tandas dia
Ia juga mengingatkan agar alasan pelanggaran baru pertama kali tidak lagi dijadikan pembenaran, terlebih jika sebelumnya sudah ada evaluasi dan teguran.
“Peringatan itu kan sudah lama. Harus ada konsistensi. Jangan sampai kita hanya melihat ini baru pertama kali, sementara keluhan sudah berkali-kali muncul,” sindirnya
Ia berjanji DPRD Kuningan akan terus melakukan fungsi pengawasan agar pelaksanaan program MBG di Kabupaten Kuningan berjalan sesuai aturan dan benar-benar memberikan manfaat bagi para siswa./tat azhari


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.