Dibedah Berkah, Bilik Reot Nenek Romlah Desa Haurkuning Akhirnya Merdeka, Dimanja Bahagia Bupati Kuningan
INILAHKUNINGAN- Nenek Romlah (81), warga RT 01/01 Dusun Manis, Desa Haurkuning, Nusaherang, Kabupaten Kuningan, mendadak bahagia. Bagaimana tidak, rumah bilik reotnya dalam waktu 27 hari berhasil disulap menjadi rumah megah dengan fasilitas isi lengkap. Gebrakan sosial tersebut, ditunjukan Komunitas Berkah, atau Bedah Rumah Keluarga Harapan, Kuningan.
Hasil bedah bilik reot, dengan menelan biaya urunan pengusaha peduli sekitar Rp60 juta diluar pekerja tukang ini, Senin (17/8/2026), digunting pita istimewa oleh Bupati Kuningan DR H Dian Rachmat Yanuar. Tampak, sebelum dan sesudah bedah rumah tidak layak huni (Rutilahu) Nenek Romlah, begitu kontras.
Selain berbangunan total permanen, hasilnya dilengkapi fasilitas listrik dan saluran air, juga ada bantuan lemari, tempat tidur, kasur, sofa, televisi hingga peralatan dapur. Dimana, kondisi sebelumnya sungguh menyedihkan. Apalagi, letak bilik reotnya cukup jauh dari tetangga, atau berada di tengah pesawahan warga Desa Haurkuning.
Untuk minum saja, Nenek Romlah harus mengambil air sawah yang diendapkan dalam sebuah galon, mandi pun diluar. Begitu keseharian, hanya mengandalkan makanan dari tetangga. Untuk ke jalan desa, Ia pun harus memutar galengan sawah.
Peka kondisi tersebut, Komunitas Berkah yang digagas 4 Pengusaha, Toto Suripto, Ferry Wurangian, HR Jonatun Umbara, dan dr H Agah Nugraha membedah total bilik reot Nenek Romlah. Selain mereka, ikut membantu PDAU Darma Putra Kertaraharja Kuningan, Baznas, PDAM, Hotel Cordella, Toserba Berkah Murah, Alea Salon hingga Mojang Jajaka Kuningan. Tak kalah membanggakan, gotong royong warga Desa Haurkuning. Termasuk membuat jembatan bambu, hingga tangga bronjong tanah, agar rumah Nenek Romlah bisa dijangkau lebih dekat.
Uniknya, sebelum gunting pita hasil Berkah, ternyata Nenek Romlah dimanja bahagia Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar. Nenek berusia 81 tahun ini, diajak Bupati belanja gratis di Toserba Berkah Murah, diajak keliling Pendopo Bupati, hingga duduk di kursi bupati. Di Pendopo, bahkan Nenek Romlah dijamu makanan yang dimasak sendiri oleh Bunda Ella, istri tercinta Bupati. Malamnya, Nenek Romlah diberi fasilitas menginap di Hotel Grand Cordella. Bahkan, pagi sebelum gunting pita rumah, acara Nenek Romlah di make over di Alea Salon.
Tak kalah seru, ratusan warga Desa Haurkuning, perangkat desa, Komunitas Berkah, hingga Bupati Dian, pun mengarak Nenek Romlah dari Desa Haurkuning ke rumah barunya, yang sudah berdiri mungil megah, sejuk, indah dikelilingi pesawahan.
“Bagi kami (Komunitas Berkah,red), bedah rutilahu Nenek Romlah ini yang perdana. InsyaAllah, dalam setahun ini, kita targetkan beberapa Rutilahu warga, bisa kita bedah seperti ini. Tentu dalam wujud kepedulian kami, juga membantu program pemerintah daerah,” ungkap Penggagas Berkah, Ir Toto Suripto, disela sambutan
Bupati Kuningan DR H Dian Rachmat Yanuar, sangat apresiatif terhadap kepedulian Komunitas Berkah ini. Diakui, program Rutilahu pemerintah daerah juga ada, hanya program rutilahu berkah ini lebih total, unik. Bukan hanya membedah total fisik rumah, hingga kokoh dan permanen, tapi juga melengkapinya dengan semua isi rumah.
“Ini luar biasa. Terimakasih kawan-kawan Berkah,” ucap Bupati Dian, sapaan akrabnya./tat azhari



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.