INILAHKUNINGAN- Paguyuban RT Kelurahan Cijoho, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, kompak unjuk aksi bersih-bersih  di Sungai Bendung Juru Tulis. Aksi ini mendapatkan dukungan juga dari penggiat lingkungan, perangkat daerah, camat, dan tokoh masyarakat. Tak terkecuali Sekda Kuningan Dr. Dian Racmat Yanuar. Ia terjun langsung ke sungai berbaur dengan warga.

Aksi bersih-bersih dilakukan sejak pukul 7.30. Sekda Dian bersama puluhan warga dengan alat cangkul, linggis, dan lainnya tanpa rasa kaku, bergerak semangat menarik sampah, lalu mengumpulkannya untuk dibuang ke darat. Selain juga melakukan pengerukan pedangkalan tanah yang  mencapai  ketinggian 1,5  meter dengan  panjang 12 meter di kanan-kiri aliran sungai.

“Melihat kondisi sungai ini mengalami disimentasi, harus dinormalisasikan kembali bersama. Mari menjaga sungai dengan tidak mencemarinya dengan sampah. Jika sungai tercemar, maka akan menimbulkan bencana dan berdampak penyakit,” ungkap Sekda Dian, mengingatkan, disela bincang dengan warga

Ia senang dulu melihat sungai alirannya deras, kondisi airnya juga jernih. Pemandangan indah tersebut, Ia rasakan sejak masih kanak-kanak. Maka, perubahan kondisi saat ini, jangan dibiarkan.

“Aksi penggiat peduli lingkungan, warga untuk melakukan aksi bersih-bersih sungai ini, adalah wujud kecintaan untuk menjaga keseimbangan alam,” ujar Sekda Dian

Ia berharap, aksi bersih-bersih sungai akan menjadi  spirit bagi  wilayah  lain,  untuk peduli dan menjaga lingkungan. “Mun Nyaah ka Turunan Ulah Miceun Sampah ka Walungan (Kalau sayang sama keturunan jangan membuang sampah ke sungai,red). Jangan berikan air mata, tapi berikan mata air,” tandas Sekda Dian

Lurah Cijoho  Eman Sulaeman melihat  aksi bersih-bersih sudah tampak hasilnya. Dimana sungai lebih cantik, indah, airnya mengalir deras. Bersama Paguyuban RT dan dukungan tokoh masyarakat, akan menjadikan agenda rutin. Ia berjanji akan terus mengedukasi masyarakat sekitar agar lebih peduli pada lingkungan./tat azhari