INILAHKUNINGAN- Meski baru hampir 2 tahun memimpin Kabupaten Kuningan, otak atik politik telah menggiring Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar dan Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani ke situasi panas agenda Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kuningan Tahun 2029.

Isu keretakan keduanya, bahkan menguat menyusul kabar Tuti Andriani akan menjadi Ketua DPC Partai Gerindra Kuningan, menggantikan Plt. Toto Tohari. Kedudukan sebagai ketua partai, tentu akan menjadi karpet merah Mantan Notaris Prestisius ini, melenggang tegak mengikuti perintah partai untuk bertarung sebagai Calon Bupati Kuningan 2029.

Sedangkan H Rokhmat Ardiyan, yang juga sempat muncul sebagai calon Ketua DPC Partai Gerindra Kuningan, sepertinya memilih berkonsentrasi sebagai Anggota DPR RI. Persaingan internal pun, kini fokus kepada Toto Tohari dan Tuti Andriani.

Saat dikonfirmasi, Plt Ketua DPC Partai Gerindra Kuningan, Toto Tohari, hanya tersenyum. “Orang Gerindra masa bersaing dengan sesama Gerindra. Pada prinsipnya, kader Partai Gerindra tetap kompak, bersatu dari pusat hingga daerah, itu saja,” ucap Toto Tohari, Jumat (21/8/2026) kepada InilahKuningan

Ditanya posisinya selama setahun ini masih berstatus jabatan Plt Ketua DPC Partai Gerindra, Ia menjelaskan, kebetulan Partai Gerindra seluruh Indonesia belum ada penetapan ketua DPC, bukan hanya Kabupaten Kuningan. Penyusunan di DPP saja, baru beberapa minggu kebelakang.

“Nah, dari DPP baru ke DPD, menyusul DPC secara massal dimudakan lagi seluruh Indonesia,” katanya

Ditanya agenda pergantian DPD dan DPC, Toto Tohari menyebut antara Oktober atau November Tahun 2026. Itupun bukan melalui musyawarah cabang (muscab).

“Di Partai Gerindra, tidak ada muscab, tapi langsung perintah DPP. Makanya, di Gerindra jangan merasa paling baik, merasa paling jago, karena siapapun ketika diperintahkan harus mau,” tandas dia.

Begitu terkait siapa kandidat, juga tidak ada usulan nama kandidat Ketua DPC ke DPP. “Di Gerindra, gak ada kandidat-kandidat, usulan juga gak ada. Sifatnya komando dari DPP. Siapapun harus taat dan patuh kepada yang ditunjuk DPP,” tegas Toto Tohari

Isu dirinya atau Tuti Andriani, hingga Rokhmat Ardiyan sebagai kandidat Ketua DPC, Ia tidak tahu. “Saya tidak tahu, itu urusan pusat. Kita kompak, kita selalu bersama. Prinsipnya siapapun yang ditunjuk pusat, kita harus kompak, saling mendukung,” ucapnya, tersenyum./tat azhari