Wow! Bioskop Mini Diskdikbud Kuningan Tembus 17.282 Penonton
INILAHKUNINGAN- Jumlah pengunjung Mini Theater Edukatif (MTE) atau Bioskop Mini hasil gagasan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kuningan, U Kusmana, di Jalan Siliwangi, diluar prediksi. Hingga Oktober 2024, sudah 17.282 orang menikmati MTE. Pencapaian tersebut, dibeber Penanggungjawab MTE Surya.
“Jumlah 17.282 pengunjung MTE ini, masih terus bertambah. Ini bukti respon positif dan antusias masyarakat Kabupaten Kuningan untuk menikmati MTE,” ucap Surya, Selasa (12/11/2024), kepada InilahKuningan .
Surya memprediski membludaknya penikmat MTE, karena di Kuningan sudah lama sekali tidak ada bioskop sebagai tempat hiburan masyarakat Kuningan. Ia berharap, keberadaan MTE bisa mempererat hubungan antara pendidikan formal dan pengajaran berbasis pengalaman.
“Disamping tentu memberi kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi dunia pengetahuan dengan cara yang lebih menyenangkan dan berdampak positif bagi pembentukan karakter,” imbuhnya
Kepala Disdikbud Kuningan U Kusmana menjelaskan, MTE tidak hanya ditujukan untuk hiburan, tetapi juga memberikan pengalaman edukasi guna perubahan positif berbagai kalangan, mulai siswa, guru, kepala sekolah, mahasiswa, bahkan masyarakat luas.
“Dengan fasilitas yang disesuaikan untuk menghadirkan film-film edukatif, dokumenter inspiratif, dan tayangan yang memperluas wawasan, MTE atau bioskop mini ini menjadi sarana pembelajaran out of the box yang sangat dibutuhkan di era modern ini. Guru dan kepala sekolah bisa memanfaatkan fasilitas ini untuk memperkaya metode pengajaran, memberikan konteks nyata dari teori-teori yang diajarkan, dan menyemangati siswa untuk berpikir kritis dan kreatif,” papar U Kusmana
Untuk ketersediaan film Disdikbud Kuningan membangun sinergitas dengan berbagai pihak. Yaitu Balai Media Kebudayaan, Balai Besar Guru Penggerak (BBGP)Provinsi Jawa Barat, Balai Besar Penjaminan Mutu Pendididikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat juga menggandeng sineas lokal melalui Forum Film Kuningan.
Mini Theater Edukatif ini tidak hanya dijadikan tempat menonton film tetapi juga tempat untuk sosialiasi, pelatihan atau workshop peningkatan mutu pendidikan. Misal sudah dilakukan secara rutin peningkatan kompetensi kepala sekolah oleh MKKS SMP Kabupaten Kuningan. Kemudian workshop penulisan skenario film oleh Forum Film Kuningan dengan Narasumber Ence Bagus dan Miftah Fauzi. Juga ada program Pimda Nyawah.
“MTE ini langkah kita menghidupkan semangat pembelajaran yang tidak monoton dan memberdayakan generasi muda dengan cara yang berbeda, termasuk meningkatkan literasi dan numerasi siswa dengan kegiatan yang menyenangkan,” imbuh pejabat Eselon II Kuningan peraih Penghargaan Dedikatif dan Inovatif ini./tat azhari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.