INILAHKUNINGAN– Kecewa 51 tahun jalan rusaknya tidak kunjung diperbaiki Pemerintah Kabupaten Kuningan, warga Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, kompak turun tangan memperbaiki sendiri, Kamis (9/4/2026).

Perbaikan mandiri tersebut, terlebih dahulu menyasar jalan yang sewajibanya menjadi tanggungjawab pemerintah daerah. Yaitu Jalan psnghubung Desa Cisantana ke Desa Babakan Mulya, melalui Dusun Dano, sepanjang 1,5 kilometer.

<span;>Bahan, peralatan, dan tenaga sendiri hasil urunan, membuat gotong royong masyarakat Desa Cisantana dalam melakukan perbaikan jalan, begitu kompak.
Meskipun perbaikan, baru sebatas menambal bolongan jalan rusak, yang kerap membahayakan pengguna jalan. Perbaikan juga hanya menggunakan semen, pasir dan batu split. Tidak sampai pengaspalan.

“Kita perbaiki 1,5 kilometer di jalur ini (Desa Cisantana-Desa Babakan Mulya. Semua swadaya warga,” aku Kepala Dusun Dano, Yakub Ramdan, kepada InilahKuningan

Sejak lama, warga prihatin dan menahan kecewa, jalan rusak ini tidak pernah disentuh perbaikan pemda. Kondisi jalan berlubang, terutama di Jembatan Cipager yang kondisinya sudah sangat rusak, membahayakan.

“Jembatan ini di bangun Tahun 1975,  belum pernah ada perbaikan,” sebut Yakub Ramdan

Warga berharap pemerintah daerah segera memperbaiki permanen, sekaligus memperlebar jalan di sepanjang Jembatan Cipager karena sempit. Kalau bentrok arus, pengguna jalan harus saling menunggu giliran.

Kalau sampai memakan korban mah belum ada.  Paling hanya hampir tabrakan karena akses cuma buat satu mobil, terus jalan berlubang. Apalagi pas jembatan sering rebutan atau menghindar jalan lubang, paling insiden kecil,” katanya./tat

Idul Fitri 1447 H