Serentak se-Jabar! Seleksi Calon PAC PDIP di Kuningan, Selangkah Menuju Tahap Akhir
INILAHKUNINGAN – PDI Perjuangan mengencangkan mesin konsolidasi hingga ke akar rumput. Rabu (14/1/2026), DPC PDIP Kabupaten Kuningan menggelar tes tertulis calon pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) secara serentak dengan 20 DPC kabupaten/kota se-Jawa Barat. Agenda ini dipantau langsung DPD PDIP Jawa Barat, menjadi fase penting penataan struktur partai menjelang siklus elektoral berikutnya.
Berlangsung di Sekretariat DPC PDIP Kuningan, Jalan Siliwangi, Ciharendong, seleksi ini menjadi lanjutan dari tahapan awal yang digelar akhir Desember 2025. Fokus utama tertuju pada penyaringan figur ketua, sekretaris, dan bendahara PAC. Pos strategis penggerak partai di tingkat kecamatan.
Ketua DPC PDIP Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy, menerangkan seleksi ini bagian dari konsolidasi organisasi dalam rangka Musyawarah Anak Cabang (Musancam). Tahapan lanjutan dibuka untuk memberi ruang kader yang sempat berhalangan hadir pada tes sebelumnya.
“Ini momentum memunculkan kader PAC yang qualified, militan, dan siap menghadapi tantangan pemilu ke depan,” ujar Nuzul di sela kegiatan.
Ratusan Kader Berebut Tiket Wawancara jika lolos di tahap ini. Antusiasme kader tergambar dari jumlah peserta. Hingga Rabu siang, ratusan pendaftar telah mengikuti tahapan seleksi, terdiri dari 170 peserta gelombang pertama serta pendaftar susulan pada tes lanjutan ini.
Peserta yang dinyatakan lolos tes tertulis akan melaju ke tahapan berikutnya berupa wawancara bersama DPD PDIP Jawa Barat. Proses ini berada di bawah kendali penuh DPD PDIP Jabar. Bahkan, para calon pengurus PAC akan dikirim ke Bandung, sementara teknis wawancara disiapkan secara terpusat.
Perwakilan DPD PDIP Jabar hadir langsung membawa naskah soal yang masih tersegel, baru dibuka sesaat sebelum ujian dimulai sekitar pukul 14.00 WIB. Selain pengawasan langsung, DPD juga memantau pelaksanaan tes melalui sambungan Zoom, seiring pelaksanaan agenda serupa di 20 DPC kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat.
Sekretaris DPC PDIP Kuningan, Tresnadi, menjelaskan materi seleksi dirancang untuk memetakan kapasitas kepemimpinan dan cara berpikir kader, bukan sekadar menguji hafalan ideologis.
“Bentuknya esai, disusun bersama akademisi dan dosen dari perguruan tinggi. Yang diuji adalah nalar, sikap, dan kesiapan memimpin, bukan soal-soal pilihan ganda,” ujarnya.
Dari hasil tes tertulis, DPD akan menetapkan sejumlah nama dari setiap kecamatan untuk mengikuti wawancara. Jumlahnya fleksibel, bisa satu hingga beberapa orang, tergantung hasil penilaian. Tahapan ini akan mengerucut pada rekomendasi tiga nama, satu calon ketua PAC dan dua personel pendamping, sebelum ditetapkan dalam Musancam.
Tresnadi menegaskan, penguatan struktur kecamatan menjadi fondasi sebelum partai berbicara target elektoral. Setelah PAC terbentuk, agenda kaderisasi dan pelatihan akan menjadi target berikutnya.
“Penguatan internal menjadi prioritas. Struktur kecamatan, desa, hingga dusun harus solid lebih dulu,” katanya.
Kegiatan seleksi PAC ini turut dihadiri Bendahara DPC PDIP Kuningan yang juga mantan Wakil Bupati Kuningan, Muhammad Ridho Suganda, yang mendukung regenerasi dan disiplin organisasi.
Tes serentak ini menjadi arah kebijakan PDIP Jawa Barat, dengan pola konsolidasi terpusat, seleksi ketat, dan penyiapan kader sejak level paling dasar. Sinyal politik awal menuju pertarungan elektoral mendatang, PDIP benar-benar memprioritaskan ujung tombak, kunci sukses mempertahankan gelar langganan pemenang Pemilu Legislatif di Kuningan. (Bubud Sihabudin)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.