Panas! Yanuar Prihatin Saingi Dian Rachmat Di PKB, Ujang: Punya Peluang Sama!
INILAHKUNINGAN– Meski ada 7 tokoh mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon Bupati (Bacabup) Kuningan di Desk Pilkada DPC Partai Kegbangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kuningan Tahun 2024, dua nama menjadi sorotan. Ialah Sekda Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar dan Anggota Fraksi PKB DPR RI, yang gagal kembali memenangkan Pemilihan Legislatif (Pileg) DPR RI Tahun 2024.
Kedua nama berakhiran Yanuar tersebut, banyak disebut punya kans paling besar mendapat rekomendasi Calon Bupati Kuningan 2024. Sebab, selain serupa memiliki trah PKB, dimana Dian Rachmat Yanuar adalah putra Pendiri PKB Kuningan, Yanuar Prihatin juga adalah Politisi Senior PKB, yang juga Tokoh DPP PKB.
Meski begitu, Ketua DPC PKB Kuningan, H Ujang Kosasih menegaskan, semua Bacabup PKB Kuningan memiliki peluang sama direkomendasi oleh DPP PKB.
“Dari 7 bacabup pengambil formulir pendaftaran ke Desk Pilkada PKB, baru 3 orang menyerahkan resmi berkas pendaftaran. Saat ini, Pak Yanuar Prihatin, saya juga tentu sudah menyerahkan,” ucap H Ujang Kosasih, disela menerima penyerahan berkas pendaftaran Bacabup, Yanuar Prihatin, di Kantor DPC PKB Kuningan, Rabu (15/5/2024), kepada InilahKuningan
Ditanya siapa paling berpeluang direkomendasi, atau memaketkan pasangan calon Ujang menegaskan, penentunya hanya DPP. Harus diketahui, PKB Kuningan kini punya 8 kursi. Artinya sebuah keniscayaan, bahwa PKB harus berkoalisi dengan partai lain. Maka Ia sering komunikasi dengan partai lain.
Sesuai PP 10 Tahun 2024, DPC PKB melalui desk pilkada juga hanya ditugaskan DPP melakukan penjaringan calon, mempersiapkan, memfasilitasi seuruh bacabup pendaftar ke PKB, lalu melaporkannya ke DPP. Selanjutnya, mekanisme ada di desk pilkada DPP.
“Jadi keputusan siapa mendapat rekomendasi, bukan makom DPC, tapi makom DPP,” tegas Politisi Senior asal Desa Dukuh Tengah, Kecamatan Maleber ini
Soal kedekatan Yanuar Prihatin dengan DPP, Ia menjawab normatif. Menurut Ujang, siapapun bisa menilai orang itu negatif atau positif. DPP sendiri, ketika akan mengambil keputusan untuk penerbitan rekomendasi, pastinya akan mempertimbangkan banyak hal, terutama elektabilitas bacabup atas dasar survei lembaga survey independen.
Kemudian menilai, bagaimana konsep bacabup dalam membangun Kuningan, visi misinya seperti apa. visi misi PKB seperti apa. Adapula uji kelayakan dan kompetensi, apa kekuatan dan kelemahan yang dimiliki bacabup dalam kontestasi pilkada. Semua akan dipresentasikan di Desk Pilkada DPP. Sampai muncul kebijakan, siapa bacabup yang layak direkomendasi.
“Pertimbangan-pertimbangan DPP tersebut, Pak Yanuar Prihatin lebih tahu karena orang DPP,” seloroh Ujang
“Yang penting ditegaskan lagi, Pak Ketua Umum DPP seringkali menyatakan di ruang publik, amat sangat jelas, bahwa PKB akan melakukan mekanisme pemilihan kepala daerah tanpa mahar. Itu dicatat itu. PKB Kuningan, InsyaAllah tanpa mahar,” tegas Ujang./tat azhari



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.