Nama Almarhum Bupati Aang Hamid Suganda Harum Di Porsenitas Kunci Bersama
INILAHGKUNINGAN- Hal membanggakan terdengar dari Gala Dinner Pekan Olahraga Seni Daerah Perbatasan (Porsenitas) X Kunci Bersama, di Hotel Horison Ultimate Kertajati, Kabupaten Majalengka, semalam. Nama Almarhum Bupati Kuningan 2 periode, H Aang Hamid Suganda disebut penyemangat kebersamaan Kunci Bersama dalam membangun daerah perbatasan.
“Sprit Kunci Bersama diawali semangat Kuningan Summit gagasan Bupati Kuningan terdahulu, H. Aang Hamid Suganda. Dimana diawali dengan tuntutan pembangunan di daerah perbatasan yang terkadang dilupakan. Semangat itulah yang akan kami bawa pada porsenitas kali ini, yang akan di rangkaikan dengan Hari Jadi Majalengka ke 533 dan dibalut kearifan lokal masyarakat Majalengka,” ungkap Bupati Majalengka, Karna Sobari, disambut tepuk tangan hadirin
Bertajuk “Mulang Ka Sarakan”, Karna sebagai Bupati Majalengka menyambut kedatangan para tamu undangan, dimana pihaknya menyebutkan bahwa Majalengka adalah kabupaten pertama yang menyelenggarakan Porsenitas dan Pameran Produk Unggulan Kunci Bersama.
“Mulang ka sarakan mereferesentasikan Majalengka menjadi tuan rumah setelah 10 tahun berlalu menjadi tuan rumah pertama. Dengan spirit dan kekuatan yang digerakkan ekonomi kerakyatan, UMKM, Pertanian yang kemudian menjadi basis kekuatan ekonomi Majalengka,” ungkap Karna Sobari lagi
Ketua Satker Kunci Bersama, H Acep Purnama menyampaikan informasi, bahwa sesuai hasil rapat paripuna tanggal 17 mei 2023 di Kabupaten Kuningan yang dihadiri oleh perwakilan dari Pejabat Provinsi Jawa Barat, Perwakilan dari Pejabat Provinsi Jawa Tengah, serta para bupati/walikota atau yang mewakili se-Kunci Bersama, Kabupaten Indramayu telah ditetapkan menjadi anggota Kunci Bersama. Sehingga sekarang jumlahnya menjadi 10 kabupaten/kota.
“Untuk itu kami ucapkan selamat bergabung kepada Ibu Bupati Indramayu, semoga sinergitas dan kerja sama yang terbangun akan semakin luas dan meningkat. Kunci Bersama, adalah tuntutan dan kebutuhan untuk memastikan kerjasama memiliki dampak yang sistemik di wilayah perbatasan. Salah satunya, memfokuskan kepada kepentingan pelayanan kepada masyarakat “ papar Acep.
Seperti diketahui, bahwa Kunci Bersama merupakan Badan Kerjasama Antar Daerah yang didalamnya terdapat 10 Kabupaten/ Kota perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Telah eksis semenjak Mei 2011 yang diawali Kuningan Summit atau Pertemuan Puncak Kuningan dengan awal 7 kabupaten tergabung, meliputi Kuningan, Cirebon, Ciamis, Cilacap, Banjar, Brebes, Majalengka.
Kunci Bersama dibentuk dilandasi aktor infrastruktur publik yang rusak di wilayah perbatasan, kesenjangan ekonomi, kesehatan, dan pendidikan. Kerjasama tersebut mencakup banyak bidang. Yaitu sosial, ekonomi, kesehatan, pendidikan, pariwisata. Seiring berjalannya waktu, beberapa daerah ikut bergabung, seperti Pangandaran dan Indramayu. /tat azhari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.