Guru PAUD/SD Belum Sarjana Bisa Kuliah S1/D4 Gratis Di Unisa Kuningan, Quota Terbatas, Buruan!
INILAHKUNINGAN- Universitas Islam Al-Ihya Kuningan dipilih oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia sebagai kampus yang melaksanakan program pemenuhan kualifikasi akademik S1/D4 guru. Penandatanganan kerjasama kedua pihak dilakukan, Senin (9/3/2026) di Hotel Grand Sahid Jakarta.
Penandatanganan kerjasama dilakukan langsung antara Unisa Kuningan dengan Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru atau Ditjen GTK. Hadir secara langsung Rektor Unisa Kuningan, Nurul Iman Hima Amrullah, dan Dirjen GTK Kemdikdasmen, Prof. Dr. Nunuk Suryani beserta para direktur dan undangan lainnya.
Sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang dipercaya Kemdikdasmen, Unisa Kuningan membuka program perkuliahan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk dua program studi yakni Pendidikan Guru PAUD dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Melalui program itu, guru PAUD atau SD yang belum bergelar sarjana atau D4 bisa melanjutkan pendidikan di kampus Al-Ihya Kuningan dengan biaya penuh dari kementerian.
“Untuk periode ini kami menerima 214 kuota untuk Prodi PG PAUD dan 68 untuk PGSD,” kata Rektor Unisa Kuningan, Nurul Iman.
Nurul Iman berterima kasih kepada Menteri Dikdasmen, Prof. Abdul Mu’ti, Dirjen GTK, dan jajaran yang sudah berkolaborasi dan melibatkan lembaga yang dipimpinnya. Pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung program-program kementerian dalam rangka meningkatkan kualitas guru bermutu dan profesional.
“Insyaallah amanah ini kami jaga sebaik-baiknya. Kami akan selalu mendukung program pemerintah yang mendorong kualitas dan kesejahteraan guru,” tuturnya.
Dirjen GTK Kemdikdasmen, Prof. Dr. Nunuk Suryani, menerangkan bahwa program pemenuhan kualifikasi akademik S1/D4 guru dilakukan sebagai upaya menuntaskan data guru di tingkat dasar dan menengah yang belum memenuhi kriteria sarjana atau D4 serta unsur profesionalisme.
Pihaknya menyebut, ketika guru tuntas mengikuti program tersebut, tahap berikutnya adalah pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru atau PPG supaya setiap guru menyandang gelar profesional dan mendapatkan kesejahteraan yang memadai. “Lulus program RPL kemudian PPG afirmasi, dan menjadi guru profesional,” tuturnya.
Sementara itu, tim pelaksana program RPL Unisa Kuningan, Asep Nugraha menerangkan, bahwa pelaksanaan perkuliahan tersebut dilaksanakan selama tiga semester yang dimulai Maret 2026. Unisa Kuningan sebagai kampus penyelenggara program sudah terdaftar di akun SIPKA masing-masing guru.
“Tanggal 6-8 ini kami akan menghubungi peserta untuk melakukan pendaftaran ke laman Siakad kampus, dilanjutkan coaching clinik tanggal 10 Maret, asesment peserta tanggal 12, dan awal perkuliahan 30 Maret setelah lebaran,” kata Asep./tat azhari


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.