INILAHKUNINGAN- Bandung- Komitmen Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., dalam mendukung  Pemberdayaan Tri Dharma UPI dan mendorong  pendidikan   inklusif mendapat apresiasi dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Penghargaan  diberikan  pada peringatan Dies Natalis ke-72 UPI di Bandung, Selasa (20/10/2026), sekaligus menjadi satu-satunya bupati di Jawa Barat yang menerima penghargaan tersebut.

Penghargaan itu ditetapkan melalui Keputusan Rektor UPI Nomor 2118/UN40/HM.00.05/2026 dan Surat Nomor 142/UN40/HM.00.06/2026. Penghargaan diserahkan langsung oleh Rektor UPI, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A.

Turut mendampingi  Asisten Daerah I Deniawan, M.Si., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan, Dr. Carlan, M.Si., serta Sekretaris Disdikbud, H. Pipin Mansur Aripin, M.Pd.

Penghargaan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi Pemerintah Kabupaten Kuningan dan UPI dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar menegaskan komitmen peningkatan mutu pendidikan, memperkuat kapasitas guru, serta membuka kesempatan yang setara bagi seluruh sumber daya manusia, termasuk penyandang disabilitas. Menurutnya, pendidikan yang berkualitas harus dibangun melalui kolaborasi, pemerataan kesempatan, dan penghargaan terhadap kemampuan setiap individu.

“Penghargaan ini menjadi spirit bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik di sektor pendidikan. Bersama UPI, kerja sama sudah terjalin lama, terutama dalam peningkatan mutu pendidikan, kapasitas guru, dan pengembangan kurikulum,” ujar Dian.

Ia menjelaskan, Kabupaten Kuningan selama ini menjadi mitra UPI dalam berbagai program pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mengembangkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mendukung pendidikan  inklusif.

Ia mencontohkan pejabat penyandang disabilitas yang dipercaya menduduki jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan, termasuk pada sektor pendidikan dan perangkat daerah lainnya. Menurut Dian, kepercayaan tersebut menunjukkan bahwa penyandang disabilitas memiliki kemampuan untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional.

“Bagi kami, yang terpenting adalah kemampuan dan kapasitasnya. Mereka mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik. Inilah salah satu bentuk komitmen kami dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Dian juga menyampaikan ucapan selamat atas Dies Natalis ke-72 UPI. Ia berharap UPI semakin berkembang dan terus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan nasional.

“Selamat Dies Natalis ke-72 untuk UPI. Semoga UPI semakin melesat dan semakin berdampak. Kami berharap UPI terus melahirkan lulusan-lulusan yang unggul, kreatif, inovatif, serta mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara,” ungkap Bupati Dian

Melalui penghargaan UPI Awards 2026 dan rencana kerja sama tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap sinergi dengan perguruan tinggi semakin kuat dalam memperluas kesempatan belajar, meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, dan mewujudkan pemerataan layanan pendidikan. Dengan demikian, pembangunan pendidikan di Kabupaten Kuningan diharapkan semakin terarah, inklusif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dian berharap UPI terus berperan dalam membentuk karakter, mengembangkan talenta, serta memaksimalkan potensi generasi muda. Sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi diharapkan menjadi pondasi bagi lahirnya sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat./tat azhari