INILAHKUNINGAN– Disapa Sekda Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar, sebanyak 522 Napi, atau warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kabupaten Kuningan, gembira. Orang No 1 di lingkup ASN Pemkab Kuningan tersebut, memotivasi, dalam agenda Pembinaan Pimpinan Daerah, Rabu (5/6/2024)

Sekda Dian menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan bersyukur atas nikmat yang sering kali dilupakan. Ia  mengingatkan bahwa kekayaan materi tidak akan berarti tanpa kesehatan yang baik.

“Oleh karena itu, kita harus bersyukur. Disini  setiap hari bisa menikmati sinar matahari yang menyehatkan, bersosialisasi dengan teman-teman, dan menikmati suasana sejuk,” ucap Sekda Dian

Sekda Dian mengingatkan, bahwa kehidupan penuh dengan gelombang cobaan dan ujian, harus dihadapi dengan sikap positif dan penuh kesabaran. Setiap orang mengalami sulit, masa suka dan duka, kadang di atas, kadang di bawah. Hal ini tergantung pada bagaimana  menyikapinya.

“Jika menyerah, kita akan kalah. Namun, banyak orang berhasil keluar dari rintangan karena menjadikan ujian sebagai momentum kebangkitan,” kata dia

Menurut Sekda Dian, setiap manusia tidak sempurna dan memiliki kesalahan. Oleh karena itu, penting untuk berdamai dengan diri sendiri dan tidak menyalahkan orang lain atas kesulitan yang dihadapi. “Kita harus mengakui kelemahan, tetapi juga menyadari bahwa kita memiliki kelebihan yang mungkin belum kita maksimalkan” ucapnya.

Kalapas Kelas II A Kuningan, Panji Kurnia Pamekas menyebutkan, Lapas Kuningan dihuni  oleh 522 warga binaan. Yang mana seyogyanya kapasitas hanya sebanyak 252 warga binaan. Jadi sudah overload. Untuk warga binaan asal Kabupaten Kuningan sebanyak 216 orang.

“Alhamdulillah, Lapas Kuningan tetap dalam keadaan kondisi kondusif. Ini semua terjalin karena dari hati nurani para warga binaan merasa memiliki dengan menjaga baik kebersihannya, ketertibannya, keindahannya. Yang paling utama adalah keamanannya,” terang Panji./tat azhari