INILAHDKUNINGAN-  PLN UP3 Cirebon melalui ULP Kuningan melaksanakan pemeliharaan terpadu dan tuntas melalui program GROWS (Grebek Right of Way/ROW) dan GKONS (Grebek Konstruksi) pada jaringan tegangan menengah 20 kV di wilayah Ciporang dan sekitarnya, Kabupaten Kuningan, Selasa (28/7).

Berbeda dengan pemeliharaan yang hanya menyasar satu komponen jaringan, GROWS dan GKONS dilaksanakan secara terpadu untuk memastikan jalur sekaligus konstruksi jaringan memenuhi standar. Melalui GROWS, petugas melakukan penataan dan pengamanan ruang bebas jaringan dari vegetasi maupun objek lain yang berpotensi mendekati jaringan. Sementara melalui GKONS, petugas melakukan pemeriksaan, perbaikan, dan standardisasi konstruksi jaringan pada titik-titik yang memerlukan penanganan.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi PLN untuk “menjemput gangguan sebelum terjadi”. Setiap potensi yang ditemukan di lapangan ditindaklanjuti agar tidak berkembang menjadi penyebab gangguan yang dapat berdampak pada kontinuitas pasokan listrik kepada pelanggan.

Wilayah Ciporang dan sekitarnya menjadi salah satu area yang mendapat perhatian dalam program pemeliharaan kali ini. Penanganan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan koridor jaringan tetap aman sekaligus memperkuat kondisi konstruksi jaringan tegangan menengah 20 kV.

Melalui kegiatan ini, PLN tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan teknis, tetapi juga membangun sistem distribusi yang lebih tangguh. Standardisasi ROW dan konstruksi menjadi penting karena kondisi lingkungan sekitar jaringan serta kualitas konstruksi memiliki pengaruh langsung terhadap performa dan keandalan sistem kelistrikan.

Bagi masyarakat, manfaat pemeliharaan terpadu ini diharapkan dapat dirasakan melalui berkurangnya potensi gangguan dan meningkatnya kontinuitas pasokan listrik. Jaringan yang lebih tertata dan konstruksi yang sesuai standar akan mendukung aktivitas rumah tangga, pendidikan, pelayanan publik, UMKM, hingga kegiatan ekonomi masyarakat agar dapat berjalan dengan lebih nyaman dan produktif.

Manager PLN UP3 Cirebon, Muhammad Ardian, mengatakan bahwa GROWS dan GKONS merupakan bentuk perubahan pola pemeliharaan yang semakin proaktif dan menyeluruh.

“Kami ingin pemeliharaan tidak berhenti pada penanganan setelah gangguan terjadi. Melalui GROWS dan GKONS, potensi gangguan kami identifikasi dan tuntaskan lebih awal, mulai dari pengamanan ROW hingga standardisasi konstruksi jaringan. Target akhirnya adalah jaringan yang semakin sehat dan tangguh sehingga masyarakat dapat menikmati pasokan listrik yang lebih andal,” ujar Muhammad Ardian.

Ia menambahkan, kolaborasi dan konsistensi pemeliharaan menjadi bagian penting dalam menjaga performa jaringan, terutama pada sistem distribusi 20 kV yang berhadapan langsung dengan berbagai kondisi lingkungan.

“Setiap titik yang berhasil kita amankan hari ini merupakan bagian dari upaya mencegah potensi gangguan di kemudian hari. Karena itu, kegiatan ini akan terus kami dorong secara konsisten di wilayah kerja PLN UP3 Cirebon dengan tetap mengedepankan keselamatan kerja dan kualitas hasil pekerjaan,” tambah Muhammad Ardian.

General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, menyampaikan bahwa pemeliharaan berbasis pencegahan merupakan salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas layanan kelistrikan kepada masyarakat.

“Keandalan tidak dibangun hanya ketika gangguan terjadi, tetapi melalui pekerjaan preventif yang disiplin dan konsisten. GROWS dan GKONS menjadi langkah konkret untuk memastikan lingkungan jaringan dan konstruksinya sama-sama berada dalam kondisi yang baik. Kami mengapresiasi upaya PLN UP3 Cirebon dan ULP Kuningan dalam memperkuat jaringan dari hulu permasalahan sehingga potensi gangguan dapat ditekan sejak dini,” ujar Muhammad Joharifin.

PLN UP3 Cirebon akan terus mendorong pola pemeliharaan terpadu dan tuntas di seluruh wilayah kerjanya. Inspeksi, pengamanan ROW, standardisasi konstruksi, serta tindak lanjut terhadap setiap temuan lapangan akan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan jaringan distribusi yang semakin sehat.

Melalui GROWS dan GKONS, PLN menegaskan bahwa menjaga keandalan bukan sekadar memulihkan listrik ketika terjadi gangguan, melainkan memastikan potensi gangguan ditangani sebelum pelanggan merasakan dampaknya. Dengan jaringan 20 kV yang semakin kuat dan terstandar, PLN berharap dapat terus menghadirkan listrik yang andal untuk menggerakkan aktivitas dan perekonomian masyarakat Kabupaten Kuningan./Adv