Beromzet Miliaran, Wisata Sangkanhurip Alami Habis Kontrak Juni 2026, Siapa Investor Minat?
INILAHKUNINGAN- Objek Wisata Pemandian Air Panas Sangkanhurip Alami, di Kawasan Wisata Sangkanhurip, Cilimus, Kabupaten Kuningan, segera habis kontrak. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kuningan mencatat, kontrak pengelolaannya dengan investor saat ini, habis Juni Tahun 2026.
“Tepatnya 17 Juni Tahun 2026 habis masa kontrak. Masa kontraknya dengan investor, selama ini 20 tahun,” sebut Kepala BPKAD Kuningan, H Deden Kurniawan Sopandi, Rabu (08/04/2026), kepada InilahKuningan

Menghadapi habis masa kontrak Objek Wisata Sangkanhurip Alami, sebagai salah satu objek wisata andalan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kuningan, yang dikelola oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kuningan ini, BPKAD mengaku telah memulai pembentukan tim yang akan mengevaluasi kerjasama sebelumnya.
Kemudian tim akan melakukan penilaian aset tetap pasca kerjasama. Setelah itu kita buka penawaran minat investor. Ditanya berapa kontribusi PAD Objek Wisata Sangkanhurip Alami setiap tahun, Ia mempersilahkan menanyakan hal itu ke disporapar selaku pengelola.
“Sistemnya bagi hasil, disporapar yang kelola PAD,” katanya.
Diketahui, bahwa Pemandian Air Panas Sangkanurip, yang terletak di Kaki Gunung Ciremai, merupakan salah satu destinasi wisata populer di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Pemandian ini terkenal dengan sumber air panas alami yang mengalir murni dari Gunung Ciremai. Air panas alami ini, diyakini memiliki manfaat kesehatan, terutama untuk relaksasi dan terapi kesehatan kulit., termasuk mampu meredakan pegal-pegal di tubuh.
Uniknya, pemandian air panas ini ramai hingga malam dini hari. Bukan hanya dalam kondisi siang. Terutama hari libur. Praktis, jika objek wisata ini mampu meraup keuntungan miliaran setiap tahunnya./tat



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.