59,83% Masyarakat Tidak Puas Kinerja DPRD Kuningan, Ini Respon Ujang Kosasih!
INILAHKUNINGAN- Kinerja 50 Anggota DPRD Kabupaten Kuningan dinilai mayoritas masyarakat tidak memuaskan. Penilaian tersebut, mencuat dalam rilis hasil Survei Jamparing Research, Selasa (17/2/2026).
Survei dilaksanakan di 32 Kecamatan di Kabupaten Kuningan mulai dari tanggal 8-12 Februari 2026. Survei menggunakan metodologi Multistage Random Sampling dengan jumlah sampel adalah 1.200 responden yang dipilih secara acak bertingkat.
Survei memiliki Margin of error 2,8% pada tingkat kepercayaan 95%.. Responden dipilih secara acak bertingkat, mulai dari pengacakan Desa/Kelurahan, Dusun/Blok, Rukun Warga, Rukun Tetangga (RT), Keluarga, hingga akhirnya mendapatkan responden terpilih.
Untuk memilih distribusi sampe yang memadai, jumlah sampel tiap Kecamatan dan Desa ditentukan secara proporsional. Wawancara dilakukan secara tatap muka langsung menggunakan kuesioner oleh 100 surveyor yang disebar di 32 Kecamatan.
Hasilnya berdasarkan data responden, masyarakat Kabupaten Kuningan sangat beragam dalam memberikan penilaian. Masyarakat ada yang memberi nilai 1 sampai 9, tetapi belum ada yang memberi nilai 10 untuk kinerja dewan ini.
Jika jumlah persentase masyarakat yang memberi nilai 6 sampai 10 dijumlahkan, maka akan diperoleh angka sebesar 40,17%. Ini menandakan bahwa ada 40,17% masyarakat Kabupaten Kuningan yang memberi nilai positif terhadap kinerja DPRD Kuningan, sisanya 59,83% memberikan nilai kurang. Yaitu dari 1 sampai 5.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Kuningan H Ujang Kosasih menyampaikan terimakasih ke Jamparing Research atas surveinya. Juga terimakasih ke masyarakat Kuningan yang telah memberikan penilaian kepada kinerja DPRD yang ternyata, hasil survei Jamparing belum memuaskan.
“Hasil survei tentu menjadi sebuah masukan, koreksi, dan kritisi yang sangat berharga dan bernilai bagi DPRD. Sejatinya kami harus terus ikhtiar untuk memperbaiki kinerja di DPRD. Yang terpenting, kritisi masyarakat sifatnya konstruktif untuk kebaikan bersama, untuk kebaikan Kabupaten Kuningan,” ungkap Ketua DPC PKB Kuningan ini
Walaupun sebenarnya secara jujur, Ia mengaku harus dulu mendalami hasil survei Jamparing Research. Sebab secara detail Ia belum membaca survei Jamparing.
Tapi prinsipnya, hasil survei Jamparing adalah obat, atau jamu yang harus diterima DPRD. Kemudian menjadi sebuah penyemangat, support, spirit bagi DPRD untuk memperbaiki, menyempurnakan kinerja DPRD yang dinilai oleh masyarakat masih belum memuaskan
“InsyaAllah kedepan kita bersama DPRD akan terus berikhtiar, meningkatkan kinerja kita dalam rangka memperjuangkan harapan dan cita-cita masyarakat Kuningan,” pungkas Ujang Kosasih./tat azhari




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.