Wisuda X! STKIP Muhamadiyah Kuningan Tetapkan 6 Wisudawan Terbaik

oleh -

INILAHKUNINGAN- Sebanyak 246 mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhamadiyah Kabupaten Kuningan, berbahagia. Tuntas studi mereka, dikukuhkan melalui Wisuda X, pada Sidang Terbuka Senat, di Diva Convention Hall (DCH) Kuningan.

6 wisudawan terbaik ditetapkan, sekaligus dianugerahi penghargaan. Dari Prodi Matematika terbaik Gina Purwanti IPK 3,91, Prodi Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Sunandar Nurwenda IPK 3,84, Prodi Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Sambas IPK 3,83, Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah Miftah Maulana Rosiansyah IPK 3,80, Prodi Pendidikan Guru PAUD Eem Romaelah IPK 3,68, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Laras Suristiawati IPK 3,92.



“Wisuda X ini, adalah momentum sangat bermakna, simbol kesuksesan, dan perayaan kemenangan atas segala capaian akademik para mahasiswa. Capaian akademik ini tidak mudah untuk dilalui. Banyak masalah telah dihadapi. Banyak kendala telah menganggu dan banyak rintangan selalu menghantui. Segala kesulitan itu dilalui dengan proses berliku, membutuhkan kerja keras dan kerja cerdas untuk bisa menaklukkannya. Dan, sampai pada titik ini, Alhamdulillah telah mampu melalui, sampai garis finish dengan sempurna,” ungkap Ketua STKIP Muhamadiyah Kuningan, Nanan Abdul Manan

Wisuda juga dimaknai sebagai titik awal wisudawan untuk menentukan langkah berikutnya. Gelar akademik tersandang hari ini akan menjadi alat ukur sejauh mana wisudawan mampu memantaskan diri untuk menyandangnya di mata masyarakat. Gelar akademik akan menjadi kebanggaan diri, jika mampu menunjukkannya dengan segala kompetensi dan skill.

“Jangan sampai gelar itu hanya sekedar tulisan penambah yang tidak ada kaitannya dengan peningkatan kompetensi dalam diri kita,” imbau Nanan.

Eks Presiden Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati itu juga mengingatkan, bahwa mimpi besar adalah kesuksesan. Kesuksesan itu adalah segala hal yang berkaitan dengan kebahagiaan, kecukupan materi, kemapanan jabatan, dan segala tentang kehebatan. Akan tetapi, ingatlah, bahwa untuk mencapai itu, jangan pernah berhenti untuk berusaha, berjalanlah dengan potensi diri yang terus dikembangkan.

“Allah SWT telah memberikan potensi besar pada diri kita. Jangan pernah membatasinya dengan bahasa frustasi, kata-kata tidak produktif, aksi tidak bermakna. Karena awal tahapan kesuksesan dimulai dari kata yang selalu menunjukkan keoptimisan, melakukan tahapan aksi dari yang paling sederhana, dan istiqomah untuk terus mencapai menuju puncak kesuksesan itu,” ungkap dia, mengingatkan./tat azhari

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan