Waduh! 398 Warga Kuningan Diserang DBD, 3 Meninggal

oleh -
Photo: dr Denny Mustafa

INILAHKUNINGAN- Kurang kesadaran masyarakat mencegah tumbuh kembang jentik nyamuk aedes aegypti, mengakibatkan serangan penyakit Demam Berdarah Dengue, atau DBD di Kabupaten Kuningan merajalela. Dinas Kesehatan Kuningan mencatat, penderita penyakit menular DBD sudah mencapai 398 warga.

“Tahun 2021 total ada 398 warga terkena DBD. Dari jumlah itu, 3 warga meninggal. Sisanya, Alhamdulillah sembuh,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kuningan dr Hj Susi Lusiyanti melalui Kabid P2L dr Denny Mustafa, Jum’at (14/01/2022), kepada InilahKuningan


Ia bersyukur memasuki Januari 2022, belum ada data masuk warga kembali terkena DBD. Meski begitu, musim hujan harus menjadi perhatian masyarakat. Selain waspada, juga harus rajin menjaga kebersihan lingkungan. Terutama dalam melaksanakan gerakan PSN atau Pemberantasan Sarang Nyamuk.

BACA JUGA :  “Sipandu Petir” Targetkan SPM Penderita Hipertensi dan Diabetes Melitus 100%

“Pencegahan DBD itu, harus dengan PSN,” tegas dr Denny

PSN harus dimulai dari 3 M plus. Yaitu Menguras, membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air. Seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain. Kemudian menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya. Terakhir memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD.

BACA JUGA :  Hebat! 25 Puskesmas Kuningan Ditarget Jadi BLUD Tahun 2021

“Panas tinggi, biasanya lebih dari 40 derajat celcius dengan sakit badan yang berat, itu ciri terserang DBD. Kalau itu dirasa, segera periksakan ke dokter untuk pengobatan dini,” saran dia./tat azhari

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *