Wadir RSUD 45’ Positif Covid, Bupati Tolak Bertemu Direktur

oleh -
Wadir RSUD 45’ Positif Covid, Bupati Tolak Bertemu Direktur
Photo: dr Deki Saefullah

INILAHKUNINGAN- Buntut peningkatan kasus positif swabtest Covid 19 internal, Layanan RSUD 45 Kuningan diputuskan ditutup sementara hingga 30 Agustus 2020. “Statusnya ada kenaikan sekarang. Sesuai kesepakatan kalau naik lagi, RSUD 45 Kuningan tutup sementara,” ungkap Direktur RSYD 45 Kuningan, dr Deki Saefullah, Rabu (26/08/2020) kepada InilahKuningan

Penutupan sementara RSUD 45, sesuai rekomendasi komite medik, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), lalu hasil koordinasi dengan Bupati Kuningan H Acep Purnama.


“Gak apa-apa itu (tutup,red) meski waktunya sudah lewat 15 hari, tapi tetap kita harus melakukan dekons, dan sterilisasi ruangan-ruangan dulu. Meng clear kan, menutup sementara sampoai hari Minggu, (30/08). Kalau penutupan menunggu besok, kita repot,” kata dia

Penutupan RSUD 45, bukan berarti mengusir pasien yang sudah ada. Tetap melayani pasien yang ada, hanya tidak melayani pasien baru. Didesak ada wakil direkturnya, yang juga ikut terpapar Covid 19, akhirnya Ia mengiyakan. “Maka itu, saya gak bisa kemana-mana dulu. Padahal saya swabtest pertama sudah negatif. Saya sudah gak, tapi untuk jaga-jaga, swab ulang lagi tidak apa-apa lah,” ujar Deki

Rapat sore kemarin dengan Bupati Kuningan diakui Deki, Ia tidak bisa. Sebab Bupati Kuningan menolak dirinya untuk dekat-dekat dulu dengan bupati. “Mau rapat sama pak bupati, bupati nolak jangan dekat-dekat saya dulu,” akunya

Ia bingung mayoitas terpapar Covid 19 adalah tenaga administrasi. Tenaga yang justru tidak ada kontak dengan pasien. Ini susah ngontrolnya, apa kena di dalam atau diluar. “Ini kebetulan saja, kita di swabtest semua. Kalau swabtest di tempat lain, kan di random. Bisa saja yang keamabil yang negatif. Kalau di kita ini se RT rumah sakit di swabtest,” terang Deki

Lonjakan kasus positif Covid 19 di RSUD 45 Kuningan, shock theraphy juga buat masyarakat, kalau Covid 19 ternyata masih ada dan membahayakan di Kabupaten Kuningan. Buktinya di rumah sakit juga masih banyak yang terpapar./tat azhari

BERITA LAINNYA

Leave a Reply