Tegas! 2 Santri Ponpes Al Ikhlas Jambar Kuningan Ditetapkan Tersangka

oleh -

INILAHKUNINGAN- Polisi menetapkan dua santri Pondok Pesantren Al Ikhlas Desa Jambar, Nusaherang, Kabupaten Kuningan sebagai tersangka pengeroyokan terhadap santri Dwi Valentino Nugroho (15) yang juga siswa kelas 8 MTs Al Ikhlas Desa Jambar.

Kapolres Kuningan AKBP Dhany Aryanda melalui Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP M Hafid Firmansyah menyebut 2 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka adalah MD (17) dan AU (17).



“Dari hasil pemeriksaan, 2 siswa tersebut memenuhi unsur telah melakukan tindak pidana. Sehingga statusnya kita naikkan menjadi tersangka,” terang Hafid Rabu (23/11/2022), kepada InilahKuningan

Sebab masih berstatus anak, maka tidak dilakukan penahanan. Akan tetapi tetap dalam pengawasan pihak kepolisian, Peksos, Bapas dan instansi terkait yang berhubungan dengan anak.

“Penetapan tersangka ini setelah kami melakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi. Keduanya kami kembalikan kepada orang tua masing-masing dan dikenai wajib lapor,” kata Hafid.

Meskipun tidak dilakukan penahanan terhadap tersangka, proses hukum tetap berlanjut.

Seperti diketahui, seorang santri salah satu pondok pesantren di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, diduga meninggal dunia akibat tindakan kekerasan oleh oknum seniornya. Korban sendiri merupakan pelajar berusia 15 tahun bernama Dwi Valentino Nugroho.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu (20/11/2022) malam. Ketika itu, korban sempat mengalami perselisihan dengan rekan sesama santri di pesantren.

Akibat perselisihan, rekan korban justru laporan kepada 2 orang teman sesama santri. Hingga akhirnya menimbulkan dugaan aksi kekerasan oleh 3 oknum senior kepada korban.

Korban tewas seorang pelajar kelas 8 MTs ini merupakan warga di Desa Kadugede, Kecamatan Kadugede. Bahkan, setelah kejadian tersebut, pihak pondok pesantren Al Ikhlas telah mengambil langkah tegas terhadap 3 orang santrinya yang diduga terlibat aksi kekerasan. Bahkan keputusan untuk mengeluarkan ketiga terduga pelaku kekerasan sudah dilakukan pondok pesantren.

Petugas kepolisian pun langsung mengamankan tiga pelaku dugaan kasus kekerasan terhadap seorang santri di Kabupaten Kuningan./tat azhari

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan