Tampil Di Maroko, Kadisporapar Kuningan Dipuji Presiden FICTA
INILAHKUNINGAN- Rangkai acara Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Kuningan, Dr H Toto Toharudin di Negara Maroko cukup padat. Dihubungi via seluler, Ia bersyukur perjalanan lancar.
“Alhamdulillah, puji syukur. Istimewa saya sampaikan terimakasih kepada pak bupati, pak wakil bupati, pak sekda telah berikan kesempatan untuk berbagi bersama masyarakat dunia tentang seni budaya dan pariwisata,” ungkap Dr H Toto Toharudin, Jum’at (23/6/2023) kepada InilahKuningan
Diakui perjalanan cukup melelahkan, walaupun akhirnya menyenangkan. Hampir 24 jam dari Indonesia sampai ke titik lokasi, di Maroko. Senin (12/6/ berangkat, Selasa malam sampai ke Maroko. Rabu pagi mulai pertemuan dengan jajaran kampus dan sebagian perwakilan pemerintah Maroko di Universitas Maroko.
Kemudian mulai perkenalan dengan mereka. Ia informasikan potensi seni budaya tradisional Indonesia. “Saya didampingi tim budaya asli Indonesia di hari pertama. Di hari kedua saya berkesempatan kembali untuk tampil memaparkan exspos potensi seni budaya Kuningan, termasuk didalamnya seni angklung,” tutur dia
Saat berbicara angklung, ternyata masyarakat Taiwan yang hadir saat itu sangat respek. Apalagi mereka sedang bicara angklung di Taiwan. “Alhamdulillah, negara-negara banyak hadir, dari Eropa, Asia, Benua Afrika banyak hadir. Sehingga saat exspos potensi Kuningan cukup mendapat apresiasi, terutama dari Presiden FICTA atau Festival International Culture Traditional,” kata Toto
Kemudian di hari ketiga, Ia beserta tim mulai menampilkan seni budaya tardisional di atas panggung Internasional. Jujur Ia nervous awalnya, tapi karena duta Indonesia Ia harus menunjukan yang terbaik. Sehingga selain tim seni tari, Ia pribadi juga tampil di pentas memperlihatkan seni budaya Indonesia. Sementara tim lain menampilkan budaya Sulawesi, tarian Kalimantan, Bali dna lain-lain. Hasilnya cukup mendapat apresiasi.
Hari ke 4, di tempat berbeda, Toto juga tampil di pusat Kota Maroko, termasuk di pantai, menampilkan budaya sunda tari Merak, tari Aceh dan Maumere. “Kami mencoba menggaet masyarakat dunia di tari maumere. Joget bersama,” ujar Toto
Hari berikutnta, tim juga menampilkan tarian unik melayu, termasuk dirinya pun didaulat kembali naik panggung untuk memperlihatkan selain fashion budaya melayu, juga tarian lancar kuning. Terakhir setelah perpisahan di Maroko, Ia menuju Turki untuk singgah semalam, melihat seberapa jauh potensi budaya di Turki.
“InsyaAllah Presiden Ficta ada keinginan kuat menjalin kerjasama dengan Kuningan, dalam pertukaran seni budaya melalui pertukaran pemuda antar negara. Semoga bisa terwujud,” harap Toto./tat azhari


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.