INILAHKUNINGAN- Prestasi teknologi super Nasional, direbut siswa SMK Pertiwi Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Pada Axioo Artifical Intelegent (AI) Skill Contest Nasional tingkat SMK/SMA se Indonesia Tahun 2025, di Area Factory PT Tera Data Indonusa, SMK swasta favorit Kota Kuda ini, mampu meraih juara 3.

Event untuk menciptakan talenta muda yang bisa membuat project AI ini, dimulai tahapan lomba online, sekaligus seleksi ketat hingga meloloskan 10 finalis, termasuk SMK Pertiwi Kuningan.

Di final, Tim Casper79 sebuta Tim Siswa SMK Pertiwi Kuningan melalui judul project Eye Face Control Mouse, yang terdiri dari 2 siswa, Gio Nugroho dan Yuhan Ariya Wanggara kelas XI ACP, mempresentasikan software berbasis AI yang bisa menggerakan kursor mouse hanya dengan lirikan mata dan gerakan wajah. Project ini bertujuan untuk membantu difabel untuk mengoperasikan komputer. Hasilnya, SMK Pertiwi Kuningan bisa meraih Juara 3.

“Alhamdulillah siswa kami bisa meraih Juara 3 AXIOO AI Skill Contest tingkat Nasional, mewakili SMK Jawa Barat karena juara 1 dari Lampung dan Juara 2 SMK dari Jakarta,” ungkap Kepala SMK Pertiwi Kuningan, Dea Ariana Vamitrianto

Hasil ini diraih dari bimbingan Guru Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) kepada siswa melalui Ekstrakulikuler AI yang baru di bentuk 1 bulan terakhir. Melalui latihan setiap hari, mengakomodir ide kreatif dari siswa untuk menciptakan project nyata. Hasilnya bermanfaat dan berdaya jual.

Dari hasil ini, lanjut Dea, kedepan SMK Pertiwi Kuningan akan membuat Kelas AI. Mungkin pioneer di Jawa Barat. Dimana kelas ini khusus menerapkan Project Base Learning berbasis AI yang di bina langsung oleh Industri IT bear seperti AXIOO, Intel, Google dan lain-lain.

“Mereka berani menginvestasikan donasi ilmu dan sarana demi bisa menciptakan sumber daya manusia yang kompeten di bidang AI yang nantinya akan direkrut di perusahaan tersebut,” kata Dea

Ditegaskan Dea, tanpa disadari juga dipungkiri, industri AI begitu massif. Sehari-hari sudah menggunakan AI untuk membantu pekerjaan. Seperti Capcut, Chat GPT, Meta AI di Whatapp dan lain-lain. Dengan AI, siapapun bisa membuat project kreatif seperti naskah, lagu, film, gambar, hanya dengan hitungan menit.

Adanya AI akan ada banyak profesi pekerjaan yang hilang, tapi akan menciptakan banyak profesi pekerjaan baru. Untuk itu mau tidak mau, semua harus bisa segera memanfaatkan AI untuk peluang baru. SMK Pertiwi Kuningan telah siap memanfaat peluang baru ini.

“Kemendikdasmen pun telah menyampakan akan memasukan kurikulum coding mulai tingkat dasar sampai menengah di tahun 2025 untuk menghadapi era AI dan agar tidak ketinggalan oleh negara lain,” pungkas Dea./tat azhari