Solusi Tunda Bayar APBD 2022, Exsekutif-Legislatif Satu Paham, Ini Hasilnya…

oleh -

INILAHKUNINGAN-Pemkab Kuningan memberikan penjelasan persoalan pembayaran tunda bayar pada Komisi I DPRD Kuningan, dalam Rapat Kerja di Ruang Banggar Gedung DPRD Kuningan, Sabtu (21/1/2023). Hadir Sekda Kabupaten Kuningan didampingi kepala BPKAD, bapenda, Inspektorat, DPMD, bappeda, DPMPTSP, diskominfo, serta disdukcapil.

“Rapat kerja bersama komisi 1. Kita jelaskan persoalan tunda bayar dan langkah-langkah yang akan ditempuh. Juga menerima saran dan masukan komisi 1,” terang Sekda Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar, saat dikonfirmasi InilahKuningan


Intinya komisi 1 sepakat rencana langkah-langkah pemkab. Ia berharap, persoalan pembayaran tunda bayar terselesaikan.

Beberapa langkah tersebut, aku sekda, juga sudah ditempuh daerah lain. Mulai melakukan review terlebih dahulu oleh Inspektorat terkait dokumen, capaian pekerjaan dan sebagainya dalam rangka penatausahaan keuangan.

Setelah review, Inspektorat akan mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) untuk penjabaran anggaran perubahan sebagai landasan. Kemudian baru menyusun skala prioritas pembayaran.

“Untuk tunda bayar diperkirakan sekitar 94 miliar. Itupun juga belum pasti. Nanti kita akan tugaskan Inspektorat untuk mereveiw sebagai panduan langkah pasti untuk membayarnya,” kata dia

Langkah lain, seperti disarankan komisi I adalah secepatnya akan ada pertemuan bersama Bagian Barjas Setda Kuningan dan perangkat daerah terkait lain. Ini supaya pihak ke III akan jelas. “Kita juga diberikan saran kedepan agar rentang kendali yang lebih kuat,” katanya lagi

Sekda menegaskan, sinergitas dengan legislatif akan menghasilkan solusi lebih baik. Dimana kondisi tunda bayar juga dialami pada daerah lain.

“Langkah ini dipastikan sesuai ketentuan kaitan pengelolaan keuangan daerah. Memang ternyata ada selot antisipasi terhadap daerah yang mengalami tunda bayar, secara hukum pembayaran bisa dilakukan di Tahun 2023,” jelas sekda

Sekda menyebut, pada akhir rapat sudah ada kesimpulan, bahwa komisi I paham atas berbagai rencana pemkab ini cukup efektif. Pada umumnya komisi I menyetujui. Rapat Kerja ini sebagai langkah mencari solusi bersama.

“Titik temunya kita capai, sangat produktif, sangat bermakna, dan banyak menghasilkan kontribusi sangat penting,” ucap sekda./tat azhari

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan