Soal Kaburnya Pasien RSUD 45, Bupati: Nakesnya Bisa Dipecat!

oleh -Dibaca : 1.761
Photo: H Acep Purnama, MH

INILAHKUNINGAN– Keluhan pelayanan RSUD 45 Kuningan, hingga pasien kabur ke Rumah Sakit Sekarkamulyan Cigugur, menyita perhatian Bupati Kuningan, H Acep Purnama. Orang kuat nomor satu di Kota Kuda itu, menegaskan, pelayanan kesehatan merupakan urusan kemanusiaan.

Maka, bupati menekankan kepada para tenaga kesehatan, atau Nakes, termasuk tenaga administrasi lembaga kesehatan lain, dimanapun anda-anda bertugas, baik di RSUD 45 Kuningan, RSUD Linggajati, Puskesmas, Puskesmas Pembantu, atau pelayanan kesehatan lain, tolong berikan pelayanan maksimal.


“Apapun pelayanan, tidak ada nakes menolak pasien. Utamakan kemanusiaan,” tegas Bupati Kuningan, H Acep Purnama, Kamis (16/06/2021), kepada InilahKuningan

BACA JUGA :  Bupati Pilih Nana Sutisna Sebagai Dirut PDAU

Kalau ada pelayanan tidak baik, tidak sesuai aturan, termasuk pungutan liar atau pungli, segera laporkan kepadanya sebagai Bupati Kuningan. Ia memastikan aduan itu, cepat ditindaklanjuti karena Ia sangat tidak berharap pelayanan Nakes terhadap pasien buruk.

“Saya tidak berharap itu (pelayanan buruk,red),” ucap dia

ang namanya pelayanan kesehatan, urusannya kemanusiaan. Jadi jangan sampai ada ada lagi faktor-faktor yang merugikan pasien, apalagi pungli. Sangsinya, Ia akan terapkan sesuai aturan. Bahkan sampai ke pemecatan. “Saya berjanji,” tegas bupati./tat azhari

BACA JUGA :  Bunuh Covid 19, Indapatra-Timbang "Diguyur" Disinsfektan

 

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *