Rela Basah Kuyup, Bupati Kuningan Temui Massa Mahasiswa

oleh -

INILAHKUNINGAN- Memenuhi panggilan massa mahasiswa STKIP Muhamadiyah Kuningan dalam nyanyian unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM, Bupati Kuningan H Acep Purnama, keluar menemui pengunjuk rasa, pukul 15.20.

Hujan pun turun deras. Meski begitu, massa mahasiswa tidak beranjak. Begitu Bupati Kuningan beserta jajaran, aparat kepolisian memilih bertahan. Basah kuyup.



Uneg-uneg mahasiswa kait kekecewaan kenaikan harga BBM, pun direspon baik bupati. “Silahkan exspresikan, saya berterimakasih. Asal baik kondusif,” ucap Bupati Kuningan H Acep Purnama, lewat pengeras suara

Kalau bertanya sikap Pemkab Kuningan, bupati menyatakan sudah ikut menolak kenaikan harga BBM. “Kami sudah menolak, kami menolak,” tegasnya

Solusinya, pemkab akan mengalokasikan beberapa pos anggaran APBD Kuningan untuk meminimalisir, membantu masyarakat terkena dampak. Seperti pelaku UMKM, masyarakat diluar penerima bansos, BLT. Begitu angkutan, tarifnya juga sudah diatur. Supaya semua pihak enak.

“Ini memang keputusan pahit, tapi mari sikapi arif dan bijaksana,” ajak bupati

Bupati mengaku selalu berjuang ke pusat terkait aspirasi penolakan kenaikan harga BBM. Bertemu provinsi Ia sampaikan. Ke kementrian juga disamapaikan. Ia pun mengajak massa untuk mengawal rencana pemgalihan subsidi BBM ke bansos masyarakat agar berjalan lancar, harus mengena sasaran.

“Itulah langkah kami. Saya percaya semua kena dampak, tapi mari sikapi dengan arif dan bijaksana,” ajaknya lagi

Atas desakan massa, Bupati Kuningan kemudian berjanji akan mengajak perwakilan massa mahasiswa STKIP Muhamadiyah untuk membawa surat penolakan kenaikan harga BBM ke Gubernur Jabar, di Bandung.

Mendengar jawaban Bupati Kuningan, kekecewaan massa terobati. Massa pun kembali bernyanyi, mengucapkan terimakasih ke Bupati Kuningan. Mengikuti komando, massa pun membubarkan diri, sambil tetap bernyanyi, berlari kecil, berjingkrak menerabas derasnya hujan, meninggalkan lokasi./tat azhari

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan