Panas! 23 PAC PDIP Tuntut Wabup Edo Minta Maaf

oleh -
Caption: 23 PAC PDI Se Kuningan berfoto usai menerbitkan 3 tuntutan atas konflik terbuka Bupati-Wakil Bupati Kuningan

INILAHKUNINGAN- Geram terjadi konflik terbuka, Bupati-Wakil Bupati Kuningan, Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se Kabupaten Kuningan, konsolidasi, di Desa Cihideung Hilir, Kecamatan Cidahu, Minggu (21/03/2021).

Hadir total 23 PAC PDIP. Adapun peserta konsolidasi 34 orang. Konsolidasi dimulai pukul 10.00, hingga tuntas pukul 14.00. Hasil konsolidasi, cukup mengejutkan. Seluruh PAC sepakat menerbitkan 3 tuntutan.

Kesepakatan awal menegaskan, seluruh PAC PDI Se Kuningan solid. Kepada DPC, agar segera menuntaskan konflik Bupati-Wakil Bupati Kuningan. Jika konflik masih terus berlanjut, maka forum PAC PDIP mengancam akan mengadukan persoalan ini ke tingkat atas. Yaitu DPD dan DPP PDIP.

BACA JUGA :  Lagi, Polres Kuningan Berbagi Sembako Korban Covid 19

Kesepakatan ketiga menyasar sikap HM Ridho Suganda sebagai Wakil Bupati Kuningan, yang dinilai PAC sudah membuat kegaduhan masyarakat. Sehingga meminta orang kuat nomor 2 di Kota Kuda itu, meminta maaf secara terbuka ke publik, baik melalui media massa cetak, online, maupun elektronik.

“Seluruh PAC PDIP meminta yang terhormat HM Ridho Suganda sebagai wakil bupati, untuk memohon maaf ke publik, terutama kepada pengurus partai atas kegaduhan-kegaduhan ini,” tandas Ketua PAC PDIP Kecamatan Darma, Deki Agus Ramdani, kepada InilahKuningan

BACA JUGA :  Ugin Lugina, Kandidat Doktor PAI Pertama Di Kuningan

Ketua PAC Kecamatan Ciawigebang, H Karyani, menegaskan, konsolidasi PAC PDIP Ini diinisiasi bersama seluruh PAC. Tidak ada intruksi DPC, juga tidak ada intruksi bupati. Tidak ada intruksi siapapun. Intinya, PAC sangat prihatin konflik terbuka bupati-wakil bupati, yang diusungnya itu. Yang disitu banyak didominasi keluhan wakil bupati.

“Harusnya wakil bupati belajar dari solidaritas PAC. Kami disini sudah lelah, capek, mengawal mereka (bupati-wakil bupati,red) menjadi pemimpin daerah. Jangan dikotori kegaduhan seperti ini. Kami pihatin. Maka, silturahmi seluruh PAC ini sinyal untuk DPC, DPD dan DPP agar segera menuntaskan konflik,” tandas Karyani

BACA JUGA :  Sekjen Partai NasDem Kuningan Mundur, Aya Naon?

Sebagai kader terbaik, bupati-wakil bupati yang didaulat partai dan didaulat rakyat menjadi pemimpin di Kabupaten Kuningan harusnya mampu memberikan keteduhan, atau rasa nyaman masyarakat. Apalagi ditengah kondisi tahun ini Pandemi Covid 19./tat azhari

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *